Arus Penumpang Melalui Bandara Sampit Meningkat

oleh

Arus penumpang melalui Bandar Udara (Bandara) Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengalami peningkatan 5-10 persen dari hari biasanya. <p style="text-align: justify;">"Peningkatan penumpang tersebut terjadi menjelang perayaan Natal, Tahun Baru 2013 dan liburan anak sekolah," kata Kepala Seksi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Bandara Haji Asan Sampit, Kabupaten Kotim, Harianto di Sampit, Senin.<br /><br />Sedikitnya ada 300 keberangkatan penumpang melalui Bandara Haji Asan Sampit setiap harinya dengan tujuan, Sampit-Pangkalan Bun, Sampit-Banjarmasin, Sampit-Semarang, Sampit-Jakarta dan Sampit-Surabaya.<br /><br />Sedangkan untuk kedatangan penumpang melalui Bandara Haji Asan Sampit masih normal dan belum terjadi peningkatan yang berarti.<br /><br />Dengan terjadinya peningkatan jumlah keberangkatan penumpang tersebut pihak Bandara Haji Asan Sampit memperketat pengamanan untuk memberikan rasa aman terhadap calon penumpang selama berada di Bandara.<br /><br />Menurut Harianto, meski telah terjadi lonjakan penumpang, harga tiket masih pada ambang batas normal atau kewajaran, yakni berkisar antara Rp420.000 – Rp1,3 juta untuk tujuan Sampit-Semarang, Sampit-Jakarta dan Sampit-Surabaya.<br /><br />Sedangkan untuk harga tiket tujuan Sampit-Pangkalanbun dan Sampit-Banjarmasin antara Rp300.000 hingga Rp600.000.<br /><br />"Tiket pesawat pada umumnya sekarang telah habis terjual, bahkan hingga sepekan setelah Tahun Baru 2013 nanti," katanya.<br /><br />Pihak Bandara Haji Asan Sampit terus melakukan pengawasan terhadap penjualan tiket dan sampai saat ini belum ada pihak agen tiket yang menjual diatas ambang batas, yakni Rp1,3 juta.<br /><br />Pengawasan itu sendiri dilakukan guna mengantisipasi adanya agen tiket yang mengambil kesempatan, yakni dengan berupaya meraih keuntungan yang sebesar-besarnya.<br /><br />Apabila nantinya ditemuakan ada agen tiket yang menjual di atas ambang batas kewajaran, maka pihak Bandara Haji Asan Sampit akan memberikan sanksi, berupa teguran hingga penutupan agen.<br /><br />"Kami tidak ingin momentum Natal, Tahun Baru dan liburan sekolah dimanfaatkan oleh oknum dengan menjual tiket diambang batas kewajaran, untuk itu kami melakukan pengawasan agar masyarakat tidak dirugikan," ucapnya.<br /><br />Cuaca di Kabupaten Kotim saat ini kurang bersahabat, sering turun hujan. Meski demikian kondisi cuaca tersebut tidak sampai mengganggu penerbangan. <strong>(das/ant)</strong></p>