Home / Tak Berkategori

AS Bantu Cegah Kematian Ibu-Anak

- Jurnalis

Kamis, 21 Juli 2011 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Amerika Serikat memberikan bantuan senilai 55 juta dolar Amerika Serikat dalam satu program kesehatan sebagai upaya untuk mengurangi resiko tingkat kematian ibu dan anak yang baru lahir di Indonesia. <p style="text-align: justify;">"USAID akan bermitra dengan Kementerian Kesehatan Indonesia, rumah sakit, dan pusat kesehatan untuk menyelamatkan kehidupan ibu dan anak mereka," ujar Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Ilmiah, Kelautan dan Lingkungan Internasional, Kerri-Ann Jones, di Jakarta, Kamis.<br /><br />Ia mengatakan program ini merupakan inisiatif lima tahun untuk membantu mencegah dan mengobati komplikasi dalam proses persalinan dan akan berdampak positif terhadap hari-hari pertama kehidupan anak yang baru lahir.<br /><br />"Upaya ini merupakan komponen utama dari kemitraan AS-Indonesia. Ini akan memastikan ibu dan anak yang baru lahir menerima perawatan yang diperlukan, di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat," ujar Jones.<br /><br />Program ini disebut "Memperluas Kelangsungan Hidup Ibu dan Anak" (EMAS) yang bekerja untuk mempromosikan kemakmuran dan meningkatkan pemahaman antara AS dan Indonesia.<br /><br />Jones dan rombongan dari negaranya serta perwakilan Kementerian Kesehatan Indonesia melihat langsung pelaksanaan pengobatan tuberkulosis di RSUP Persahabatan, Jakarta Timur.<br /><br />Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan, Slamet R Yuwono, mengatakan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan pembangunan milenium (MDG`s) pada 2015.<br /><br />"Dengan bantuan ini kami akan memperkuat penanganan ibu hamil terutama dengan memberikan penyuluhan dan pembinaan," ujarnya.<br /><br />Diperkirakan 10.000 perempuan meninggal akibat komplikasi selama kehamilan dan proses persalinan setiap tahun di Indonesia.<br /><br />Sebagian besar kematian ini dapat di cegah dengan memberi rujukan yang tepat waktu kepada ibu dan anak dengan komplikasi pada kesehatan masyarakat tingkat pusat, perawatan yang tepat, cepat dan efektif sebelum dan selama rujukan di rumah sakit rujukan yang mereka terima.<br /><br />Selain itu, dalam program ini juga akan diberikan pendidikan kesehatan terhadap pasien TBC untuk memberikan pemahaman menyeluruh dan diagnosa mengenai ancaman penyakit ini kepada masyarakat.<br /><br />"Jadi ini adalah suatu hal yang sangat baik, kami membangun sistem dan model dan bekerjasama dengan Kementerian serta pejabat terkait agar program ini dapat tersosialisasi di masyarakat," ujar Yuwono. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi
UMKM Desa Kalbar Tampil di Hari Desa Nasional 2026, Kerupuk hingga Dodol Durian Paling Diminati
Awal Tahun 2026 Bertemu Kepala OPD, Bupati Sintang Berikan Arahan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:15 WIB

Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:12 WIB

Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen

Berita Terbaru