AS Berikan Pelatihan Pengawasan Pemalsuan Dokumen

oleh

Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia memberikan pelatihan pengawasan kejahatan pemalsuan dokumen perjalanan kepada jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat. <p style="text-align: justify;">Assistand Regional Security Officer Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, David Scholtes di Pontianak, Senin, menyatakan selain memberikan pelatihan, Kedubes Amerika Serikat juga mempunyai kepentingan untuk tukar menukar informasi dalam kaitan investigasi kejahatan pemalsuan dokumen perjalanan.<br /><br />Untuk itu Kedubes AS, menurut dia akan memberikan pelatihan terkait teknik-teknik dalam investigasi kasus pemalsuan dokumen perjalanan.<br /><br />"Selain bertukar informasi, kami juga ingin mengetahui teknik-teknik yang dilakukan Polri dalam mengantisipasi kejahatan pemalsuan dokumen perjalanan," ujarnya.<br /><br />Sementara itu, Kapolda Kalbar Brigjen (Pol) Arief Sulistianto menyatakan orang-orang yang menggunakan dokumen perjalanan palsu, pasti ada kaitannya dengan kejahatan-kejahatan lain. Baik orang yang datang dari luar, maupun orang Indonesia yang hendak ke luar negeri.<br /><br />Arief menyambut baik perhatian Kedubes AS dengan memberikan pelatihan untuk mendeteksi dini adanya pemalsuan dokumen perjalanan dari lini terdepan.<br /><br />"Kebetulan kami telah membentuk forum koordinasi dengan penyidik PNS di Kalbar," katanya.<br /><br />Menurut dia pelatihan itu bukan hanya untuk Polri saja, tetapi juga akan melibatkan PPNS Imigrasi dan Bea Cukai, yang sedianya akan dilaksanakan tahun 2015.<br /><br />Arief menambahkan pelatihan itu, dilakukan untuk yang kedua kali di Polda Kalbar, dalam bidang pelatihan dan tukar menukar informasi dalam rangka investasi kejahatan pemalsuan perjalanan, pemalsuan uang, dan akan ada kerja sama lagi dengan USI cybercrime, terkait pornografi dan child exploitation. (das/ant)</p>