Asisten Ekbang Buka Penilaian Lomba Pohon Terang 2019

oleh

SINTANG, KN – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yustinus J membuka kegiatan Penilaian Lomba Pohon Terang Pemkab Sintang Tahun 2019 di Balai Pegodai pada Kamis (16/1/2020).

Lomba Pohon Terang Pemkab Sintang dilaksanakan oleh Ikatan Pemuda Kristen dan Katolik Kabupaten Sintang (IPK3S) tersebut diikuti oleh 240 peserta yang terdiri dari 38 gereja, rumah yang dihias pernak pernik natal sebanyak 129 rumah, rumah yang membuat pohon natal sebanyak 52 rumah dan 21 kantor instansi pemerintahan.

Dihadapan tiga orang juri dan panitia lomba pohon terang, Yustinus menyampaikan terima kasih kepada Ikatan Pemuda Kristen dan Katolik Kabupaten Sintang (IPK3S) yang sudah melaksanakan lomba pohon terang ini sehingga umat semakin semangat dalam menyambut dan memeriahkan natal.

“lomba ini membangkitkan semangat keluarga, gereja dan instansi untuk merayakan natal dan menyambut kedatangan Tuhan. Pada lomba tahun 2020 nanti keluarga kami akan ikut lomba pohon terang ini” terang Yustinus.

Lanjut Yustinus, semakin banyaknya peserta menunjukan semangat umat dalam menyambut natal semakin tinggi. Perkembangan teknologi informasi tentu membantu umat untuk ikut lomba ini. Kebersamaan dalam menyambut natal itu yang penting. Teknologi informasi ini sangat membantu kita dalam menghimpun peserta. Pemkab Sintang sangat berharap lomba semakin sukses dan ramai. Bahkan kedepan kalau perlu tidak hanya lomba pohon terang tetapi juga yang lain.

Lomba ini baik untuk membangun kebersamaan umat dalam menyambut natal. Kita berharap ke depan semakin banyak peserta dari kampung-kampung dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengirim foto dan video pohon natal hasil kreasi keluarga dan gereja” harap Yustinus.

Danus Ketua Ikatan Pemuda Kristen dan Katolik Kabupaten Sintang menyampaikan pihaknya bersama panitia sudah turun ke lapangan hampir satu bulan untuk melakukan survei ke rumah, gereja dan kantor.

“pada tahun 2016 organisasi ini berdiri untuk menyatukan pemuda Kristen dan Katolik. Ada banyak organisasi kepemudaan berbasis agama Kristen dan Katolik yang bergabung ke dalam IP3KS ini” terang Danus.

Lanjut Danus,lomba pohon terang Pemkab Sintang pertama kali dilaksanakan pada tahun 2016. Waktu itu kami hanya mampu menjangkau 3 kecamatan yakni Sintang, Kelam Permai dan Sungai Tebelian. Tahun pertama kami belum mendapatkan dukungan dana. Tahun kedua kita sudah dibantu oleh Pemkab Sintang sehingga mampu menjangkau 4 kecamatan.

Tahun keempat pelaksanaan lomba pohon terang tahun 2019. Kami ditantang oleh Wakil Bupati Sintang untuk mampu menjangkau 14 kecamatan. Maka kami mensiasatinya dengan menggunakan teknologi komunikasi yakni smartphone. Peserta bisa mengirim gambar lewat whatsapp, kata Danus.

“kami juga sudah umumkan adanya lomba melalui RRI Sintang dan media sosial. Empat tahun sudah lomba ini dilaksanakan. Mudah-mudahan tahun 2020 naniti semakin suakes dan peserta semakin banyak. Untuk yang juara 1 hadiahnya sepeda motor. Para pemenang pada tiga lomba sebelumnya merasakan manfaat dari hadiah yang diberikan panitia. Tahun 2019 kami menilai 90 persen pohon terang yang kami nilai sangat kreatif dan kompetitif. Peserta lomba terus meningkat dari tahun sebelumnya” tambah Danus.

Riani Ketua Panitia Lomba Pohon Terang Pemkab Sintang Tahun 2019 melaporkan bahwa lomba pohon terang tahun 2019, pihaknya membuat dua kategori lomba yakni kategori menghias yang diikuti oleh umat dan kategori membuat serta menghias pohon terang yang diikuti oleh instansi pemerintah, umat dan gereja.

“kami menentukan dua metode lomba yakni secara online yakni peserta mengirim foto dan video kepada panitia dan metode survei langsung ke rumah, kantor dan gereja. Kami melakukan survey pada 28 Desember 2019 sampai 6 Januari 2020. Sedangkan pengiriman foto dan video kepada kami dari peserta dari 28 Desember 2019 sampai 10 Januari 2020. Kami sangat senang karena antusias dari masyarakat sangat luar biasa. Kita survei di dalam kota dan kecamatan yang dekat seperti Kelam Permai, Sungai Tebelian dan Tempunak. Ada gereja dari Serawai yang mengirim foto dan video pohon natal mereka. Kami mendapatkan dukungan dari Pemkab Sintang untuk mensukseskan lomba pohon terang tahun 2019 ini.

Untuk menilai pohon terang yang sudah dikirim lewat whatsapp dan hasil survey kami akan dinilai oleh tiga orang juri yakni Pdt. Dr Yuliono Efendi, M. Th. Pdt. Mustaqim, S. Th dan Frater Fr.Firminus Marianto, CM. Pemenang akan diumumkan pada saat pelaksanaan konser safari natal yang akan dilaksanakan di Indoor Apang Semangai pada 25 Januari 2020 nanti sekaligus pembagian hadiah” terang Riani.(*)