Asisten I Setda Sintang Paparkan Surat Edaran Bupati Tentang Imlek dan Cap Go Meh

oleh

SINTANG, KN – Mewakili Bupati Sintang, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Syarif Yasser Arafat, menghadiri Rapat koordinasi lintas sektoral pengamanan Imlek dan cap go meh 2021 di Kabupten Sintang yang dilaksanakan di Aula Kemitraan Polres Sintang pada Selasa (8/2/2021).

Rapat dipimpin langsung oleh Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak, dihadiri Kasdim 1205 Sintang, Mayor Infantri Amri Marpaung, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sintang, tokoh agama, tokoh budaya dan tokoh adat.

Kapolres Sintang menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini dilaksanakan dalam rangka persiapan operasi kepolisian yang dinamakan Operasi Liong Kapuas-2021 untuk pengamanan perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2021.

“kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun menjelang perayaan imlek dan cap go meh. Seperti tahun-tahun sebelumnya kegiatan operasi pengamanan ini tetap dilaksanakan oleh kepolisian akan tetapi untuk tahun ini agak berbeda menginggat kita masih dalam masa pandemi covid-19 sehingga memerlukan kerjasama kita semua lintas sektoral dalam penerapan protokol kesehatan” terang Kapolres.

Lanjut kapolres, pada tahun lalu kita ketahui masih ada pawai tatung dan karnaval, namun pada tahun ini kita tiadakan dalam situasi pandemi ini, sehingga pengamanan pun agak berbeda kita harus menyusaikan dengan protokol kesehatan yang di anjurkan oleh pemerintah. Tentu saja dari pihak kepolisian kita sudah memetakan titik keramaian yang kita anggap rawan tempat berkumpul dan kita dari kepolisian sudah menempatkan personil personil serta anggota kita untuk memantau dan pengamanan untuk tetap menerapkan serta mematuhi prokes dalam situasi pandemi seperti ini.

Kita telah mempetakan titik dan target pengamanan khusus di beberapa titik yang ada didalam kota Sintang serta Kecamatan Sintang seperti tempat tempat ibadah klenteng/vihara juga pada pelaksanaan sembahyang kubur.

“Adapun beberapa titik tempat ibadah yang perlu kita buat pengamanan khusus yaitu 5 tempat ibadah yang ada di Kota Sintang, 2 di Kecamatan Sepauk, 1 di Kecamatan Kelam Permai, 1 di Kecamatan Serawai jadi total ada 10 klenteng/vihara. Harapan kita semua dengan penerapan seperti ini, kita mampu mencegah penyebaran virus di Kabupten Sintang ini dan memulihkan kehidupan normal seperti biasanya” harap Kapolres.

Sementara itu, Asisten I Setda Sintang, Syarif Yasser Arafat menjelaskan bahwa Bupati Sintang sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat pada perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2021 dalam masa pandemi covid-19 di Kabupaten Sintang.

“kami mengajak kita semua untuk memperkuat dan menjaga toleransi dalam keberagaman. Pemerintah Kabupaten Sintang mengucapkan selamat merayakan hari raya imlek dan Cap Go Meh kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sintang yang merayakannya. Mari kita rayakan hari raya Imlek dan Cag Go Meh tahun ini dengan penuh suka cita dan hikmat walaupun di tengah pandemi covid-19 ini. Akan tetapi tetap menjaga protokol kesehatan” terang Yasser.

Selain itu kata Yasser Pemkab menghimbau kepada semua pengurus rumah ibadah untuk tetap menerapkan prokes dalam melaksanakan ibadah pada perayaan Imlek dan cap go meh.

“Pada perayaan imlek tahun ini, kita dari pemerintah daerah juga menghimbau supaya tidak melaksanakan pawai naga, atraksi barongsai, tatung dan lain lain agar tidak menimbulkan kerumunan masa pada perayaan imlek dan cap go meh. Sementara untuk pemasangan atribut-atribut lampu lampion tidak di larang sebab itu merupakan ritual budaya dan tradisi namun harus di pasang pada tempat tempat ibadah saja, serta tempat-tempat tertentu dan tidak di Pasang di tempat tempat umum sepeti pada tahun tahun sebelumnya” pesan Yasser.

Kasdim 1205 Sintang Mayor Inf Amri Marpaung menjelaskan bahwa TNI sangat mendukung sepenuhnya dalam pengamanan perayaan Imlek dan cap go meh pada tahun ini.

“kita mencatat, ada banyak etnis Tionghoa yang menjadi anggota TNI sehingga kami akan turut mengamankan saat perayaan nanti. Yang sangat perlu kita perhatikan pada saat perayaan imlek nanti, kami menghimbau agar tidak ada kunjungan dari pihak keluarga yang datang dari luar daerah atau ibu kota lain guna mencegah penyebaran covid-19 ini” terang Kasdim. (SS)