Askiman: Tak Ada Penyelewengan Dalam Pembangunan Gedung DPRD Sintang

oleh

Plt. Dinas PU Kabupaten Sintang Askiman, membantah pernyataan yang disampaikan Ketua LSM LIRA Sintang Abdul Hadi bahwa pembangunan kelanjutan dari rumah wakil rakyat Sintang sarat penyelewengan dalam pembangunannya. <p style="text-align: justify;">“Itu tidak benar! Karena dari hasil audit BPK untuk anggaran 2010 tidak ada sama sekali temuan adanya penyelewengan seperti yang disampaikan tersebut,” ungkap Askiman pada kalimantan-news, Selasa (13/09/2011).<br /><br />Sebelumnya, Abdul Hadi meminta kepada Kejaksaan Negeri Sintang untuk melakukan pengusutan serta mengungkap dugaan penyelewengan pembangunan gedung DPRD Sintang.<br /><br />"Dari hasil audit BPK beberapa waktu lalu didapati adanya kerugian negara, tapi hingga saat ini belum ada upaya dari Kejaksaan untuk melakukan pengusutan. Ada apa ini," kata Abdul Hadi.<br /><br />Sementara itu Askiman menjelaskan, jika pembangunan lanjutan dari Gedung DPRD Sintang, total sudah mencapai 20 miliar dalam 3 tahun anggaran 2009 – 2011.<br /><br />“Pertama 4 miliar, disusul anggaran 6 miliar dan tahun 2011 sebesar 10 miliar,” jelas Askiman.<br /><br />Bahkan, lanjutnya untuk sampai pada tahap finishing masih dibutuhkan anggaran sebesar 16 miliar ditahun 2012.<br /><br />“Anggaran tahun 2011 sebesar 10 miliar tersebut hanya sampai atap saja. Untuk penyelesaian secara menyeluruh masih dibutuhkan anggaran 16 miliar lagi,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>