Atasi Pemadaman PLTD Dapat Tambahan Dua Mesin

oleh

Dua mesin baru berkapasitas masing-masing 250 kilowatt tiba di Pemebangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Teluk Menyurai Sintang, mesin tersebut digunakan untuk kebutuhan emergency mengatasi kekurangan daya akibat kerusakan. <p style="text-align: justify;">Pagi Minggu (23/10/2011), dua unit truk yang membawa mesin tersebut masuk ke PLTD, karyawan di pembangkitan dan PLN Ranting Sintang bahu membahu memindahkan mesin ke tempat dudukan beroda yang telah disiapkan.<br /><br />Menurut Manajer PT PLN (Persero) Ranting Sintang, Suharman, dua mesin itu merupakan cadangan untuk kebutuhan emergency.<br /><br />“Kebetulan di Sintang mesin pembangkit kami dan sewatama ada yang mengalami kerusakan sehingga kekurangan daya cukup besar, mesin cadangan ini dikirim ke Sintang untuk mengatasi kekurangan daya sambil menunggu perbaikan mesin yang ada,” kata dia.<br /><br />Mesin dengan jenis Deutz MWM BF 8M 1015 CP itu memang daya yang dimiliki tidak terlalu besar jika dibanding kehilangan daya PLN saat ini akibat kerusakan beberapa mesin, namun jika sudah difungsikan, paling tidak kekurangan daya yang membuat PLN terpaksa melakukan padam bergilir bisa terpenuhi.<br /><br />“Paling tidak kekurangan bisa tertutupi walaupun sedikit, pemadaman bergilir masih tetap dilakukan namun tidak seperti sebelumnya karena sudah ada tambahan daya,” jelasnya.<br /><br />Rencananya proses instalasi mesin akan dilaksanakan hari ini, beberapa pekerjaan instalasi kata dia diantaranya adalah pemasangan jaringan kabel dan pipa bahan bakar sebelum daya dari mesin tersebut masuk ke sistem.<br /><br />“Untuk instalasi hingga daya masuk sistem, kami akan melakukan pemadaman sebentar, waktunya siang, yang jelas instalasi ini akan kami kerjakan segera sehingga mesin bisa cepat difungsikan,” ucapnya.<br /><br />Selain PLTD, di pembangkitan yang dikelola sewatama, kemarin sudah ada dua unit mesin tambahan yang datang dari rencana empat mesin dan dalam proses pengerjaan.<br /><br />“Kalau sewatawama mereka semua yang mengerjakannya, prosenya juga butuh waktu, perkiraan November sudah berfungsi,” imbuhnya.<br /><br />Sebelumnya, Manajer PLTD, Norman Sasono mengatakan daya mampu yang dimiliki pembangkit baik milik PLTD maupun milik sewatama saat ini totalnya 11,74 megawatt, sementara beban puncak mencapai 14,2 megawatt.<br /><br />“Dari total daya mampu saja, saat ini kita sudah kekurangan 2,5 megawatt karena kerusakan pada mesin PLTD dan sewatama,” jelasnya.<br /><br />Mesin yang mengalami gangguan adalah mesin Mitsubishi berkapasitas 1 megawatt, mesin BV unit 4 berkapasitas 500 kilowatt dan satu unit mesin sewatama berkapasitas 1 megawatt, bahkan beberapa hari lalu, satu unit mesin sewatama kembali mengalami kerusakan.<strong>(phs)</strong></p>