Badan Anti Narkotika Samarinda Gelar ‘Hypno Teaching’

oleh

Badan Anti Narkotika (BAN) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menyelenggarakan pelatihan ‘Hypno Teaching’ dan ‘Public Speaking’ kepada para pengajar Sekolah Dasar (SD). <p style="text-align: justify;">Diselenggarakannya kegiatan itu menyikapi maraknya peredaran abat-obat terlarang atau narkoba yang sudah merambah hingga di kalangan pelajar di daerah itu, ungkap Wakil Wali Kota Samarinda, Nusyirwan Ismail saat membuka pelatihan ‘hypno teaching’ dan ‘public speaking’ melalui siaran pers Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Kota Samarinda, Minggu.<br /><br />"Peredaran narkoba saat ini sudah merambah ke hampir semua kalangan termasuk murid SD dan kondisi ini tentu saja menjadi keprihatinan tidak hanya pemerintah tetapi seluruh masyarakat. Jika narkoba sudah sampai ke kalangan murid SD lantas bagaimana dengan pelajar SMP dan siswa SMU bahkan masyarakat Samarinda dewasa ini," katanya.<br /><br />Saat ini kata Nusyirwan Ismail, Pemerintah Kota Samarinda tengah melakukan pembangunan terutama di sektor infrastruktur.<br /><br />Namun menurut dia, yang lebih penting adalah membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sebagai penerus gerakan pembangunan di masa depan.<br /><br />Oleh karena kata Nusyirwan Ismail, pelatihan ‘hypno teaching’ tersebut dapat mendukung proses pembentukan SDM.<br /><br />"Ini adalah salah satu pendekatan ‘baru’ dalam dunia pendidikan, khususnya dalam proses belajar mengajar," katanya.<br /><br />Disebutnya `baru’ dalam tanda kutip karena sebenarnya tidak benar-benar baru karena beberapa guru selama ini sudah menerapkannya walaupun tanpa disadari, yaitu dengan cara memasukkan informasi dasar ke alam bawah sadar siswa.<br /><br />"Bayangkan, sebagai seorang guru yang berdiri di hadapan para murid dan anda mengajar dengan senang hati dan semua yang anda sampaikan langsung bisa dipahami para murid karena ilmu yang anda sampaikan langsung sampai ke tempat penyimpanannya yaitu alam bawah sadar para peserta didik," katanya.<br /><br />"Sehingga bagi guru, mengajar menjadi sangat mudah dan menyenangkan karena semua yang diajarkan dapat dipahami. Bagi siswa, semua ilmu yang diberikan guru dapat diterima dengan baik," ungkap Nusyirwan Ismail.<br /><br />Sementara, manfaatnya pelatihan "hypno teaching’ dan ‘public speaking’ itu kata Nusyirwan Ismail, yakni guru dapat menanamkan dengan baik pengaruh buruk narkoba ke alam bawah sadar siswa sehingga para siswa dapat menolak godaan untuk mencoba-coba.<br /><br />"Melalui keterampilan ‘public speaking’ itu para guru akan lebih mudah dalam menyampaikan dan menanamkan informasi tersebut," kata Nusyirwan Ismail. <strong>(das/ant)</strong></p>