Badan Kesbangpol Balangan Sosialisasi UU Ormas

oleh

Badan Kesatuan Pembangunan dan Politik Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan menyelenggarakan sosialisasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan. <p style="text-align: justify;">Wakil Bupati Balangan Ansharuddin di Paringin, Rabu (15/10), mengatakan sosialisasi di aula Mahligai Mayang Maurai, kompleks Garuda Maharam itu, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pembentukan ormas.<br /><br />"Undang-undang organisasi masyarakat tahun 1985 telah digantikan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013, yang mengatur segala macam aktivitas organisasi masyarakat," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan undang-undang tersebut penting untuk diketahui, karena lebih memudahkan untuk memonitor perilaku, arah, dan aktivitas organisasi masyarakat, serta bagaimana mengoreksi bila ada penyimpangan dari peraturan tersebut.<br /><br />Ansharuddin mengingatkan para camat, kepala desa, dan lurah adalah kepala pemerintahan di wilayah masing-masing, bahkan mungkin ada juga yang aktif atau menjadi anggota dari suatu ormas.<br /><br />"Sebagai kepala pemerintahan, camat, lurah, dan kepala desa berkewajiban untuk memastikan bahwa organisasi masyarakat yang ada di wilayahnya tidak melanggar hukum," katanya.<br /><br />Ia menjelaskan setiap organisasi kemasyarakatan, bergerak di bidang apapun, dibentuk dengan maksud yang sama, yakni sebagai lembaga yang berperan dalam pembangunan dan aktif berpartisipasi dalam upaya pencapaian tujuan nasional.<br /><br />"Tugas kita adalah mendorong setiap organisasi masyarakat untuk mengoptimalkan perannya, sebagai pendukung pembangunan dan kesejahteraan di masyarakat," kata Anshar.<br /><br />Selain itu, katanya, sosialisasi juga sebagai sarana komunikasi timbal-balik antara organisasi dengan pemerintah, agar terjalin kerja sama yang harmonis.<br /><br />Yang tidak kalah penting, katanya, terkait dengan kewajiban organisasi masyarakat dalam mendukung pencapaian tujuan nasional, pemerintah memastikan bahwa setiap organisasi masyarakat merupakan agen atau pelaku aktif kemajuan bangsa dan negara.<br /><br />Anshar mengharapkan jangan sampai keberadaan suatu organisasi masyarakat justru mendapat penilaian negatif dari masyarakat dan penghambat upaya mewujudkan tujuan pembangunan nasional.<br /><br />"Setiap organisasi masyarakat harus saling berpadu dalam melangkah, saling mendukung dan menopang fungsi satu sama lain, serta menghindari saling tindih, sehingga masyarakat dapat merasakan dampak positif," katanya.<br /><br />Sosialisai tentang organisasi kemasyarakatan tersebut dihadiri oleh para camat, kepala desa, lurah, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan di Balangan. <strong>(das/ant)</strong></p>