Balapan Liar Makin Marak Di Banjarmasin

oleh

Balapan liar terlihat makin marak di jalan umum di wilayah Kota Banjarmasin, dan sulit ditertibkan oleh petugas. <p style="text-align: justify;">Dari pantauan, balapan liar tersebut sering dilakukan oleh para anak muda dengan menggunakan sepeda motor, mereka berlenggang bebas kebut-kebutan tanpa adanya polisi yang menertibkan.<br /><br />Warga Km 5 Banjarmasin, Anang mengatakan, balapan liar itu rutin mereka lakukan pada malam Sabtu dan malam Minggu, dan polisi tidak ada yang pernah menertibkan kebut-kebutan itu.<br /><br />"Polisi biasanya ada pada pukul 24.00 wita hingga pukul 01.00 wita dini hari setelah itu tidak ada polisi, padahal balapan liar itu dilakukan pukul 03.00 wita, saya kira polisi tidak berani begadang, untuk menertibkan balapan itu," katanya saat menyaksikan balapan liar Minggu (25/11) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita di kawasan Km 5 Banjarmasin Karena balapan liar yang dilakukan oleh sejumlah anak muda itu, membuat para pengguna jalan maupun pengendara merasa terganggu akibat adanya kegiatan yang sangat rawan dengan kecelakaan itu.<br /><br />Namun, balap liar tersebut, biasanya sering dilakukan para anak muda itu dimalam Sabtu dan malam Minggu yang mana didua malam tersebut merupakan hari yang santai bagi mereka.<br /><br />Berdasarkan pantauan, para balapan liar itu sering melakukan aksinya di kawasan jalan Ahmad Yani Km 5 Banjarmasin, yang mana didua ruas jalan itu digunakan untuk kebut-kebutan.<br /><br />Sayangnya, disaat mereka kumpul-kumpul, tidak ada petugas dari kepolisian yang bisa untuk menertibkan aksi balapan liar yang sangat membahayakan itu, baik bagu pengguna jalan maupun baik mereka sendiri.<br /><br />Karena rata-rata para pembalap liar itu tidak ada yang menggunakan helm, dan selain itu juga, aksi mereka itu sangat mengganggu para warga disekitar kawasan jalan Ahmad Yani karena knalpot yang mereka guna sangat bising.<br /><br />Belum lagi, balapan liar itu dilakukan mereka rata-rata pada pukul 02.00 wita dan pukul 03.00 wita dini hari, saat itu tak ada satu polisi yang bisa menertibkan aksi kebut-kebutan dijalan umum itu. <strong>(das/ant)</strong></p>