Bali Target Retribusi Tenaga Asing Rp20 Miliar

oleh

Pemerintah Provinsi Bali menargetkan dapat memperoleh pendapatan dari retribusi tenaga kerja asing yang bekerja di Pulau Dewata pada 2013 mencapai Rp20 miliar. <p style="text-align: justify;">"Hanya saja masalahnya peraturan daerah yang mengatur mengenai retribusi perpanjangan izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) di daerah kita belum selesai," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bali I Gusti Ngurah Agung Sudarsana di Denpasar, Selasa.<br /><br />Padahal, menurut dia, target tersebut ditetapkan dengan asumsi besaran retribusi dipungut dari Januari sampai Desember 2013. Sedangkan perda saat ini masih dalam tahap pembahasan di DPRD Bali.<br /><br />"Biarpun Bali belum selesai perdanya, namun secara nasional daerah kita termasuk tercepat nomor dua dalam pengajuan regulasi perpanjangan IMTA. Sebelumnya retribusi tersebut langsung dipungut oleh pemerintah pusat," ujarnya.<br /><br />Aturan penyetopan pungutan dari pusat baru keluar akhir Desember 2012, sedangkan pemerintah daerah baru bisa memungut setelah ada payung hukumnya. "Yang diatur pemprov hanya tenaga kerja asing lintas kabupaten/kota," ujarnya.<br /><br />Pemerintah Provinsi Bali memprediksi jumlah tenaga kerja asing tersebut sekitar 1.700 orang. Mereka kebanyakan berkewarganegaraan Jepang, Australia, dan Korea Selatan, dengan profesi sebagai guru, teknisi, dan pekerja hotel.<br /><br />Di sisi lain, Sudarsana menyebut Disnakertrans Bali berwenang mengeluarkan perencanaan jumlah tenaga kerja asingnya, tetapi IMTA dikeluarkan oleh Badan Penanaman Modal Provinsi Bali.<br /><br />"Kami senantiasa memantapkan sinergisitas dan kami juga punya jaringan tenaga kerja yang sudah terdaftar untuk Provinsi Bali di Kementerian Tenaga Kerja. Kami menggunakan sistem online," katanya.<br /><br />Ia mengatakan kalau tenaga kerja asing yang ternyata dipekerjakan melebihi dari perencanaan itu tidak boleh, kecuali kalau realisasinya kurang dari perencanaan itu baru boleh ditambah. <strong>(das/ant)</strong></p>