Balikpapan Andalkan Dansa Di Porprov Kaltim

oleh

Kontingen Balikpapan mengandalkan cabang olah raga (Cabor) dansa di Pekan Olah Raga Provinsi IV-2010 Kalimantan Timur (Kaltim). <p style="text-align: justify;">"Kita akan mengandalkan dansa, khususnya untuk nomor ballroom seperti waltz, tango, rumba, dan quickstep pada 11-19 Desember 2010. Pasalnya, persaingan pada Cabor ini kurang," kata Ketua Pengkot Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Balikpapan, Becky Soebagyo di Balikpapan, Rabu. <br /><br />Ia menjelaskan bahwa tidak semua kabupaten dan kota mengirimkan atlet dansa dalam event empat tahunan itu mencerminkan bahwa kekuatan pada cabang ini tidak merasa, saingan Balikpapan hanya Tarakan. <br /><br />Cabang itu hanya hanya diikuti Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Tarakan. <br /><br />Menurut Becky bahwa sampai saat ini kekuatan Tarakan masih yang paling disegani di cabang ini. <br /><br />Meskipun atlet-atlet "naturalisasi" (transfer pemain) Tarakan yang kebanyakan pedansa asal Manado, Sulut, dan DKI Jakarta tak dapat diturunkan sebab terganjal aturan harus atlet asli lokal, tetap saja Tarakan harus diwaspadai. <br /><br />"Selain Tarakan, juga Samarinda dan Kutai Timur yang kami waspadai," kata Becky. <br /><br />Para atlet dari ketiga daerah ini terutama punya keunggulan di nomor-nomor dansa chacha dan jive, baik di level novice, beginner, maupun medal test. <br /><br />"Tentu saja untuk nomor-nomor ini kita tetap optimistis untuk meraih emas. Saya percaya anak-anak akan memberikan yang terbaik untuk Balikpapan. Tapi tak bisa dipungkiri juga kesempatan mendapat emas di nomor ballroom memang lebih besar, " sambung Ny Etty Paulina S, salah satu pelatih dari tim pelatih dansa Balikpapan. <br /><br />Kekuatan Balikpapan bersandar pada pasangan Gaib Satriya-Sabrina, Amrizal-Rahayu Septiani, Satar Ali-Sugiarti, Hadi Susanto- Yulianti, M Yusuf-Corina Yunita, dan Hariansyah Yuanita.<strong> (das/ant)</strong></p>