Bangun Gereja, Bupati Dorong Gotong Royong dan Kumpulkan Kulat

oleh

Bupati Sintang menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaat GKII Eben Haezar Pedadang Hulu yang sudah mengumpulkan dana secara swadaya untuk memulai pembangunan gedung gereja. Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M. Si saat melakukan penancapan tiang pertama pembangunan gedung gereja baru GKII Eben Haezar di Dusun Pedadang Hulu Desa Baung Sengatap Kecamatan Ketungau Hilir pada Senin, 25 Nopember 2013. <p>"Pemerintah Daerah saat ini sudah mulai dibatasi oleh aturan keuangan khususnya dalam bantuan sosial dan hibah yang sudah sulit dan rumit prosesnya. Untuk itu, swadaya masyarakat dalam membangun rumah ibadah merupakan modal utama. Dan kita harus mengambil beberapa cara dalam berswadaya. Dalam upaya menekan biaya pembangunan gereja, Saya mendorong setiap gereja untuk gotong royong mengumpulkan pasir, membersihkan dan mencangkul lokasi. Kalau di daerah ini banyak petani karet, buat lubang besar dekat gereja, setiap kepala keluarga menyumbang 1 kilo karet lalu dimasukan kedalam lubang setiap hari. Setelah satu atau dua bulan baru diambil dan dijual untuk biaya pembangunan gereja” jelas Bupati Sintang.</p> <p>"saya berpendapat penguatan rohani saat ini sangat penting untuk terus dilakukan dalam rangka menghadapi perkembangan teknologi informasi yang sudah masuk ke setiap sendi kehidupan masyarakat” tambah Bupati Sintang.</p> <p>Efendi Ketua Panitia pembangunan gereja menyampaikan tekad jemaat GKII Eben Haezar Pedadang Hulu untuk membangun ulang  bangunan gereja yang sudah tua. “gereja kami sebenarnya sudah ada dengan ukuran 8 x 12 meter. Hanya saja semua bahannya dari kayu dan sudah lapuk. Kami memutuskan untuk membangun gereja baru dengan ukuran 12 x 21 meter. Bahan bangunan juga semua dari beton. Jemaat kami saat ini ada 32 KK dengan 129 jiwa. Untuk membangun gereja baru ini, kami membutuhkan dana 189 juta yang akan diperuntukan pembelian material dan upah tukang. Dana yang sudah ada sudah 32,7 juta yang berasal dari swadaya jemaat. Kami sangat mengharapkan bantuan dari Pemda Sintang dan para donatur.</p> <p> </p> <p>Ketua  GKII Daerah Ketungau Pdt.  Nabitianus, S.Th mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Sintang yang terus mendukung pembangunan rumah ibadah. Bagi kami, jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang untuk membangunnya.</p> <p>“Dalam membangun rumah ibadah ini, ada dua aktor yakni manusia dan Tuhan melalui para doantur serta kemudahan dalam proses pembangunan gereja ini” tegasnya.</p> <p> </p> <p> </p>