Bangun Rasa Kebangsaan Polres Sintang Roadshow ke Sekolah

oleh

Rasa kebangsaan atau nasionalisme yang kuat mesti dibangun sejak dini mulai dari kalangan pelajar, sekolah memiliki peranan penting sehingga pihak Polres Sintang melihat ada peluang untuk menanamkan cinta tanah air kepada masyarakat yang dimulai dari pelajar. <p style="text-align: justify;">Pada Rabu (01/06/2011) , Polres Sintang mengagendakan kunjungan ke enam sekolah yang ada di Sintang yaitu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 dipimpin langsung Kapolres bersama Kasat Bimas, SMA Negeri 2 dipimpin Wakapolres, SMA Pancasetya 2 dipimpin  Kabag Sumda, Madrasah Aliah Negeri (MAN) Sintang dipimpin Kabagren, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 dipimpin Kabagops, SMPN 2 oleh Kasat Samapta dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 dipimpin Kasatlantas.<br /><br />Kapolres AKBP Firly Ruspang Samosir mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka HUT Bhayangkara ke 65 untuk menanamkan nilai kebangsaan dan wawasan nasional dalam kerangka NKRI dan cinta tanah air.<br /><br />“Kita ingin membangkitkan semangat dan gelora perjuangan ke anak-anak sekolah,” kata Firly.<br /><br />Dalam kegiatan itu, para siswa dikumpulkan dan diisi dengan pengarahan dari Kapolres, kemudian siswa juga diajak bernyanyi bersama membawakan sejumlah lagi wajib.<br /><br />Dari kegiatan seperti itu, Polres sangat berharap setiap hari sebelum kelas dimulai, bisa diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan juga ketika pulang bsia menyanyikan lagu wajib.<br /><br />“Wawasan kebangsaan itu sudah saatnya kembali ditumbuhkembangkan dan itu bisa dimulai dari lingkungan sekolah,” kata dia.<br /><br />Pelajar menurutnya adalah para calon pemimpin penerus perjuangan bangsa yang harus mengetahui sedini mungkin mengenai jiwa-jiwa nasionalisme.<br /><br />”Kegiatan yang kami lakukan ini juga dalam rangka membangun kemitraan polisi dengan masyarakat terutama lingkungan sekolah dan saya kira guru punya peran yang besar untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para siswa,” imbuhnya.<br /><br />Jangan sampai kata dia sekolah bisa menghasilkan siswa yang pintar tapi miskin karakter kebangsaan.<br /><br />“Ada beragam warna di negeri ini tetapis emua harus punya makna dan kita ingin warna nasionalisme ini sudah mulai tertatam sejak usia sekolah, kami juga ingin kemitraan ini terbangun sehingga tidak ada jarak antara polisi dan masyarakat,” tukasnya.<br /><br />Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Sintang, Hanafi mengatakan upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan terus dilakukabn baik bersama kepolisian melalui polisi mitra sekolah yang sudah ada di SMA Negeri 3 juga melalui sejumlah kegiatan lainnya.<br /><br />“Minimal di upacara bendera selalu kami ingatkan kepada para siswa untuk turut serta menangkal ancaman terhadap NKRI ini, kami sangat berterima kasih atas keberadaan polisi yang semakin dekat dengan dunia pendidikan untuk membangun kesadaran para siswa tentang hukum dan waawasan kebangsaan,” imbuhnya.<br /><br />Sekolah yang memiliki 436 siswa tersebut selain memberikan bimbingan pelajaran yang mengarah pada kecerdasan juga tidak lupa untuk memberikan pendidikan karakter berupa kegiatan keagamaan.<br /><br />“Ada banyak pola yang dilaksanakan untuk masing-masing agama dalam upaya meningkatkan budi pekerti siswa,” pungkasnya. <strong>(phs)</strong></p>