Home / Tak Berkategori

Bangunan Wallet Di Lingkungan Sekolah, Bupati Minta Tim Study Banding

- Jurnalis

Rabu, 5 April 2017 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada kunjungan Bupati Melawi bersama rombongan ke SMK Nuantara suara yang sedikit mengganggu pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yakni bunyi kicauan yang terdengar keras yang ternyata keluar dari bangunan untuk penangkapan sarang burung wallet yang berada tepat di depan SMK Nusantara. <p style="text-align: justify;">Menanggapi hal tersebut, Bupati Melawi, Panji, mengatakan, saya kira masih ada juga ditempat lain yang sama seperti SMK Nusantara ini, terdapat bangunan sarang wallet yang mengganggu aktivitas belajar mengajar.  Pihaknya juga sudah meminta tim dari pemkab agar kiranya bisa study ke daerah yang sudah ada payung hukum mengenai bangunan penangkaran sarang wallet ini.<br /><br />“Oleh karena itu, perlu ada tim seperti yang pernah saya minta, untuk melakukan studi ke beberapa tempat terutama yang sudah lama adanya Peraturan bangunan penangkaran burung. Yang mana kita harapkan adanya sebuah peraturan yang mengatur lokasinya yang dibolehkan dimana-mana, jika dilokasi sekolah boleh atau tidak. Karena selama inikan belum punya aturan yang mengatur sedemikian detail begitu. Kita sudah lakukan study-study itu dan dalam proses menggodok Perda mengatur tentang wallet itu,” paparnya.<br /><br />Lebih lanjut Ia mengatakan, dari kacamata sepintas kita memang sangat tidak setuju dalam arti kata keberadaan sekolah tempat pendidikan ada bangunan yang mengganggu seperti ini. Cuma sayangnya, belum keluarnya Perda yang mengatur hal tersebut secara lebih baik.<br /><br />“Kasat mata secara pribadi, saya menilai tidak layak keberadaan ini. Kalaupun tidak menimbulkan penyakit atau menganggu kesehatan dan sebagainya, paling tidak ini menimbulkan kebisingan. Apalagi ini lingkungan sekolah yang memerlukan ketenangan belajar. Kemudian kotorannya yang jelas akan berdampak kepada sekitarnya, kalau keberadaannya berada di tengah tengah lingkungan perusahan warga,” paparnya.<br /><br />Jadi yang pastinya, ini harus memiliki kepastian hukum. Secara aturan memang ini belum ada, namun secara pasti Bupati mengaku tidak setuju dengan keberadaan bangunan penangkaran wallet di tengah-tengah lingkungan masyarakat. “Apalagi dilingkungan sekolah seperti saat ini, sangat-sangat tidak setuju,” ucapnya. (KN)</p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026
Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang
Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu
Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial
Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh
Besi Pengaman Jembatan Melawi II Dicuri, Infrastruktur Vital Dibobol: Polisi Buru Pelaku
DPMPTSP Sintang Sediakan Berbagai Saluran Pengaduan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
Kepala DPMPTSP Sintang Pimpin Rapat Pembahasan Pengaduan PBG

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:52 WIB

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:46 WIB

Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:23 WIB

Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:16 WIB

Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh

Berita Terbaru

Eksekutif

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Mar 2026 - 20:52 WIB