Banjar Kembangkan Produksi Karet Dan Kelapa Sawit

oleh

Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan mengembangkan komoditas perkebunan yang produksinya cukup menjanjikan yakni karet dan kelapa sawit. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banjar Edy Hasbi di Martapura, Sabtu (12/03/2011) mengatakan lahan yang bisa dikembangkan untuk dua komoditas perkebunan itu masih cukup luas.<br /><br />"Lahan masih tersedia cukup luas sehingga pengembangan dua jenis komoditas perkebunan itu terus ditingkatkan dan hasilnya diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.<br /><br />Ia mengatakan, lahan yang bisa ditanami karet mencapai 23 ribu hektare lebih tersebar pada beberapa kecamatan seperti Kecamatan Astambul, Mataraman, Karang Intan, Simpang Empat dan Kecamatan Pengaron.<br /><br />Dari total keseluruhan luas tanaman itu, lahan yang sudah menghasilkan karet kering selama 2010 mencapai 15 ribu hektare lebih dengan hasil produksi mencapai 12,7 ribu ton karet kering.<br /><br />"Produksi yang dicapai cukup besar dan menggembirakan petani karet karena tingkat harga di lapangan cukup tinggi dengan kisaran Rp13 ribu sampai Rp15 ribu per kilogram karet kering," ungkapnya.<br /><br />Dikatakan, selain luas tanam menghasilkan terdapat pula luas tanaman yang belum menghasilkan dengan luas mencapai 6,3 ribu hektare dan luas tanaman rusak mencapai 1,6 ribu hektare.<br /><br />Ia mengatakan lebih lanjut, produksi kelapa sawit masih belum maksimal karena dari total luas tanaman sebanyak 860 hektare, luas tanaman yang baru menghasilkan seluas 75 hektare.<br /><br />Sementara, luas tanaman yang belum menghasilkan mencapai 490 hektare dan luas tanaman rusak mencapai 295 hektare sehingga produksi komoditas tersebut belum mencapai hasil yang diharapkan.<br /><br />"Jumlah produksi dari luas tanam menghasilkan masih belum maksimal karena baru mencapai 139,3 ton dengan tingkat harga di lapangan mencapai Rp1.100 kilogram tandan buah segar," katanya.<br /><br />Ditambahkan, ke depan pihaknya berupaya meningkatkan produksi kedua komoditas perkebunan tersebut melalui perluasan tanam yang menghasilkan sehingga hasilnya maksimal dan sesuai harapan.<br /><br />"Selain mengupayakan perluasan tanaman yang menghasilkan, kami juga menyalurkan bantuan bibit kepada petani dan kelompok masyarakat sehingga dapat menambah luas tanam," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>