Banjarbaru Siap Jadi Sentra Peternakan Sapi

oleh

Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, siap menjadi sentra peternakan sapi, terutama sapi potong untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun memasok sapi ke daerah lain. <p style="text-align: justify;"><br />"Program sentra peternakan sapi sudah jalan pada 2013 dan ditargetkan mulai pertengahan 2014 sudah bisa direalisasikan," ujar Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan Banjarbaru Muhammad Rustam, Rabu.<br /><br />Ia mengatakan, kawasan yang akan dijadikan sentra peternakan sapi yakni Kecamatan Liang Anggang dan tahap awal sudah disiapkan pos Inseminasi Buatan (IB) guna mendukung program pengembangbiakan sapi.<br /><br />Dijelaskan, pos IB juga dilengkapi peralatan pendukung bantuan Dinas Peternakan Pemprov Kalsel yakni alat USG khusus sapi untuk mengetahui kebuntingan binatang ternak yang dagingnya dikonsumsi itu.<br /><br />"Bantuan peralatan lain yang juga diterima dari Disnak Kalsel adalah alat detektor uterus yang bisa digunakan untuk mengetahui waktu birahi atau masa kawin sapi sehingga proses pengembangbiakan lancar," ucapnya.<br /><br />Menurut dia, tujuan Banjarbaru menjadi sentra peternakan sapi, selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat juga sebagai salah satu kesiapan menyukseskan program swasembada daging di Kalsel.<br /><br />"Banjarbaru siap menyukseskan program swasembada daging yang dicanangkan pemerintah sehingga kami berupaya agar mampu menjadi sentra peternakan sapi terutama sapi potong," ujarnya.<br /><br />Dikatakan, selama ini Banjarbaru dikenal sebagai tempat transit sapi yang berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat maupun Nusa Tenggara Timur dengan jumlah populasi 3.000 ekor.<br /><br />Ditambahkan, posisi Banjarbaru yang strategis menjadikannya sebagai tempat transit menguntungkan karena bisa memasok sapi potong ke provinsi lain seperti Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.<br /><br />"Sebagai tempat transit sekaligus penggemukan sementara jumlah sapi bisa berkurang maupun bertambah dalam waktu singkat karena bisa langsung dijual untuk memenuhi kebutuhan," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>