Banjarmasin Bentuk 50 Bank Sampah

oleh

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin Kalimantan Selatan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota setempat akan membentuk sedikitnya 50 buah bank sampah untuk seluruh wilayah kota. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin, Rusmin Argaliwa kepada wartawan di balaikota Banjarmasin, Jumat menyebutkan dengan adanya 50 bank sampah maka setiap kelurahan sudah ada bankl sampah.<br /><br />Keberadaan bank sampah dinilai penting karena tumpukan sampah rumah tangga bisa dikelola di lokasi tersebut, setiap yang bernilai bisa dijual langsung sementara sampah organik akan dibuat pupuk kompos yang kemudian di paking untuk kemudian dijual pula.<br /><br />Dengan cara tersebut sampah tak lagi dibuang percuma tetapi menghasilkan uang bagi masyarakat setempat, katanya.<br /><br />Menurut Rusmin, saat ini sudah ada beberapa bank sampah yang cukup aktif difungsikan, banyak dimanfaatkan masyarakat karena dapat menghasilkan nilai uang.<br /><br />Keberadaan Bank sampah ini bisa dilihat di lokasi perumahan penduduk , kompleks Mahligai,Kompleks Malkon Temon, serta di kawasan Sungai Andai.<br /><br />Dengan keberadaan bank sampah diharapkan penanganan sampah di kota berpenduduk sekitar 720 ribu ini bisa tertangani dengan baik, sebab berdasarkan data Pemkot Banjarmasin hanya mampu 50 persen membuang sampah lantaran keterbatasan jumlah petugas dan fasilitas angkutan.<br /><br />Kalau dihitung jumlah penduduk 720 ribu jiwa dengan rasio seorang warga memproduksi sampah o,8 kilogram per orang per hari maka jumlah produksi sampah di kota tersebut sekitar 500 ton per hari.<br /><br />Dari jumlah tersebut yang hanya bisa terangkut dan tertangani oleh 700 petugas termasuk tukang sapu, sopir, dan petugas lainnya dukungan 40 buah truk, enam buah mobil pick up hanya sekitar 200 ton saja.<br /><br />Sisa sampah tersebut memang ada yang diambil pemulung, dibuang ke sungai oleh oknum warga atau di daur ulang untuk pupuk organik dan sebagainya, tapi masih banyak yang tertinggal dan jumlah itulah yang terus mengotori kota ini.<br /><br />Dengan keterbatasan tersebut maka seringkali menimbulkan kota yang kurang bersih dan menjadi keluhan banyak warga.<br /><br />Oleh karena itu Pemkot Banjarmasin setidaknya menambah jumlah petugas dan fasilitas pengakutan sampah.<br /><br />Jumlah armada angkutan sampah itu jelas tak mencukupi idealnya minimal 100 truk, dan seribu petugas, sedangkan jumlah TPS 126 buah dan itupun tak mencukupi makanya kedepan perlu penambahan jumlah TPS tersebut. <strong>(phs/Ant)</strong></p>