Banjarmasin Buat Pintu Khusus Intensifkan Pajak THM

oleh

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) setempat berencana memasang pintu khusus di lokasi Tempat Hiburan Malam (THM) di kota tersebut guna mengintensifkan penerimaan pajak dari tampat hiburan tersebut. <p style="text-align: justify;">Wacana tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Banjarmasin HM Irwan Anshari di Banjarmasin, Selasa guna memaksimalkan potensi pajak dan meminimalisir kesalahan data laporan pajak yang disampaikan pengusaha tempat hibutan itu.<br /><br />Lokasi yang diwacanakan pemasanganpintu khusus tersebut seperti THM berupa tempat karaoke, diskotik, pub, cafe-cafe, hotel, restoran, dan parkir juga diusulkan memiliki pintu yang dipasang alat "entri by number" ( mirip pintu masuk dunia fantasi/dufan Jakarta).<br /><br />Menurutnya, pintu dengan sistem nomor tersebut sangat cocok diterapkan di tempat yang terkena pajak.<br /><br />"Misalnya setiap pengunjung yang masuk harus melewati pintu khusus tempat mengambil nomor tadi di THM," ujarnya.<br /><br />Dengan begitu, lanjutnya, jumlah pengunjung yang masuk di tempat pajak itu akan mudah diketahui setiap harinya, sehingga penghitungan pajak pun mudah dilakukan dan kecendurangan terjadi kesalahan data laporan pajak bisa dihindari.<br /><br />Irwan optimis, dengan dipasangnya alat masuk memakai penomoran tersebut realisasi pajak mengalami peningkatan, apalagi kalau sistem terkoneksi server dengan Pemkot Banjarmasin.<br /><br />Dia sendiri tidak mau pajak di tempat hiburan, restoran, hotel dan parkir kecolongan, karena itu pintu masuk bernomor itu benar-benar bisa diwujudkan.<br /><br />Apalagi, katanya, pintu masuk bernomor itu memiliki efek yang positif, seperti mudah mengetahui animo pengunjung, dan dapat dijadikan alat mengukur peredaran uang di tempat tersebut. <strong>(das/ant)</strong></p>