Banjarmasin Intensifkan Pendataan Bangunan

oleh
oleh

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin Kalimantan Selatan melalui Dinas Tata Ruang, Cipta Karya, dan Perumahan mengintensifkan pendataan seluruh bangunan di kota setempat. <p style="text-align: justify;">Tujuannya agar lebih mudah mengetahui seberapa banyak bangunan baik itu rumah atau ruko baru dan memiliki izin,kata Kepala Dinas Tata Ruang, Cipta Karya dan Perumahan Kota Banjarmasin, Ir Fanani Saifuddin di Banjarmasin, Rabu.<br /><br />Ia mengungkapkan, proses pendataan bangunan tersebut dilakukan secara bertahap dimulai dari dua wilayah yakni Kecamatan Banjarmasin Timur dan Kecamatan Banjarmasin Tengah.<br /><br />"Dua wilayah tersebut saat ini sangat berkembang sehingga kami memilih dua wilayah itu dahulu untuk didata, kemudian secara bertahap disusul tiga kecamatan lainnya," ujar Fanani kepada wartawan.<br /><br />Menurutnya, pendataan bangunan tersebut, untuk program pemutihan bangunan karena sejauh ini cukup banyak bangunan yang marak berdiri. Namun bagi Pemkot tidak mengetahui persis apakah sudah memiliki izin resmi seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau tidak.<br /><br />Hasil pendataan ini akan menjadi bahan perbandingan dengan data terdahulu, selain itu, pihaknya ingin hasil dari pendataan ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin.<br /><br />Hasil pendataan bangunan akan diserahkan ke Setdako Banjarmasin, untuk kemudian membentuk tim penertiban IMB. Tim tersebut nantinya bertugas untuk menertibkan bangunan tak berizin dengan tujuan untuk menarik PAD.<br /><br />Jika misalnya diketahui banyak yang tak memiliki izin pihaknya dapat menerapkan sanksi sesuai dengan perda IMB serta perda RTRW yang masih digodok dan menunggu pengesahannya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>