Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, melalui Dinas Sumberdaya Air dan Drainase (SDA) setempat terus melanjutkan pembangunan siring Sungai Martapura kota setempat karena terbukti menciptakan keindahan kota tersebut. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas SDA Banjarmasin, Ir Muryanta kepada wartawan di Banjarmasin, Jumat. mengatakan pembangunan siring yang akan dilakukan ke depan adalah daerah Pasar Lama dan Pekapuran.<br /><br />Pembangunan siring tersebut untuk menyambung pembangunan siring Sungai Martapura yang sudah terlebih dahulu terbangun, yakni SiringJalan Sudirman dan Siring jalan Pire Tendean.<br /><br />Kedua siring yang sudah dibangun tersebut sepanjang 2,5 kilometer dengan dana mencapai Rp90 miliar.<br /><br />Dana pembangunan siring tersebut berasal dari APBD Kota, APBD Provinsi, tetapi yang terbanyak dananya berasal dari APBN yang dikeluarkan Balai Besar Sungai Kementerian Pekerjaan Umum.<br /><br />Pihak Balai Besar Sungai Kementerian PU akan tetap mendanai pembangunan siring di Banjarmasin tersebut, dan sekarang sudah menganggarkan dana Rp30 miliar.<br /><br />Dana tersebut khusus pembangunan siring di Pasar Lama sepanjang 500 meter tinggal bagaimana Pemkot Banjarmasin dalam hal ini Dinas Pasar berhasil membebaskan kawasan tersebut dari kegiatan pasar.<br /><br />Pasar Lama yang akan dibangun siring tersebut sekarang masih dimanfaatkan sebagai lokasi pasar rakyat, karena itu untuk membebaskan diperlukan pengkajian karena menyangkut kehidupan para pedagang di sana, tambahnya.<br /><br />Tetapi bagaimanapun Muryanta berharap pembebasan kawasan Pasar Lama tersebut segera bisa dilakukan karena bila tidak dibebaskan maka dana Rp30 miliar yang disediakan Kementerian PU bisa dialihkan ke daerah lain.<br /><br />Berdasarkan pemantauan dengan pembangunan siring di Kota Banjarmasin tersebut melahirkan kondisi Banjarmasin yang kian tertata, tak terlihat lagi kekumuhan di kawasan siring, apalagi sekarang dibangun berbagai fasilitas kepariwisataan air, seperti taman-taman bunga, lampulampu hias, tempat santai, dilengkapi pula dengan toilet untuk para pangunjung.<br /><br />Bahkan dengan adanya siring sungai sering digelar atraksi budaya, pameran, dan aneka kegiatan di siring tersebut, terakhir munculnya warung aneka kuliner dan pasar terapung (floating market).<strong> (das/ant)</strong></p>


















