Home / Tak Berkategori

Banjir Landa Kota Barabai Kalimantan Selatan

- Jurnalis

Minggu, 7 April 2013 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musibah banjir melanda Kota Barabai, ibukota Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalimantan Selatan, setelah hujan mengguyur kota tersebut sejak Minggu (08/04/2013) satu hari penuh. <p>Banjir yang mulai menggenangi Kota Barabai sejak Senin sekitar pukul 03:00 Wita dinihari itu melumpuhkan aktivitas warga karena hampir seluruh jalan utama, perkantoran, dan rumah penduduk tergenang air. Air yang masuk rumah warga hampir di seluruh daerah Kota Barabai mencapai antara 30 sentimeter hingga satu meter.</p> <p>"Ini merupakan banjir terbesar sejak 2008, karena air hampir menutup semua kota di Barabai, saya bahkan tidak bisa memanfaatkan aliran listrik, karena takut konslet," kata Yuni penduduk setempat.</p> <p>Selain perumahan, sejumlah perkantoran kini juga terendam antara lain kantor DPRD HST, Kodim 1002, Polres, Kantor Bupati HST, bahkan beberapa sekolah yang ada di tengah kota Barabai. Akibat banjir besar tersebut, sebagian besar warga memilih untuk tetap berada di dalam rumah.</p> <p>"Padahal hujannya tidak terlalu deras, hanya saja satu hari penuh tidak henti-henti, dan tiba-tiba tadi malam air naik," tambah Yuni.</p> <p>Diperkirakan, air akan terus naik seiring dengan meluapnya sungai Barabai, yang merupakan sungai terbesar di daerah ini. Kota Barabai merupakan salah satu daerah langganan banjir di wilayah Banua Enam, akibat pendangkalan beberapa sungai di daerah tersebut.</p> <p>Selain itu, banjir juga terjadi akibat kerusakan hutan Pegunungan Meratus di beberapa kabupaten di sekitar Kabupaten Hulu Sungai Tengah, yang mengakibatkan alam tidak mampu menahan air hujan.</p> <p>Pemerintah Kabupaten HST sendiri telah berupaya untuk melakukan penanganan banjir diantaranya mengolah sodetan dan menguruk sungai di daerah tersebut. Selain itu, pemerintha daerah juga menolak masuknya pertambangan, untuk mencegah terjadinya kerusakan alam di daerah tersebut. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play