Bappeda Perkuat Peran Kelompok Kesenian dan Kerajinan

oleh

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sekadau memperkuat peran kelompok sosial masyarakat dikecamatan lewat Bantuan Sosial dari kementerian Pembangunan Desa Tertinggal (KPDT). <p style="text-align: justify;">Bantuan sosial dari Deputi Bidang Pembinaan lembaga sosial dan budaya asisten Deputi penguatan kapasitas kelembagaan lokal itu ditujukan ke kelompok pengelola kesenian dan kerajinan atas kerjasama Bappeda dengan Dishubtelinfobudpar, Disperidagkop dan UKM Kabupaten Sekadau.<br /> <br />Kamis (9/10), Bappeda menggelar sosialisasi kepada delapan kelompok pengelola kesenian dan kerajinan dari Kecamatan, di Aula Bappeda Kabupaten Sekadau.<br /><br />Kepala Bappeda Kabupaten Sekadau yang disampaikan sekretaris Bappeda, M. Farkhan menyatakan bantuan sosial kepada kelompok pengelola tidak lain untuk membantu untuk penguatan kelompok, terlebih dapat mensejahterakan masyarakat dibidang kesenian dan kerajinan.<br /><br />“Sesuai dengan visi Misi Pemkab Sekadau terwujudnya Kabupaten Sekadau yang Sejahtera, Mandiri dan Demokratis, kesejahteraan cukup menjadi focus perhatian kepada masyarakat salah satunya bantuan sosial, dan penguatan infrastruktur Dasar,” kata Farkhan disela membuka Kegiatan Sosialisasi fasilitas pengembangan pelestarian kesenian kerajinan masyarakat di daerah tertinggal, Kamis Kemarin.<br /><br />Farkhan menyatakan sudah tujuh tahun KPDT sudah memperhatikan dan memperbantukan Pemerintah Kabupaten Sekadu untuk masyarakat lewat program-programnya. Oleh Karena itu, dia berharap bantuan dapat dipertanggungjawabkan dan digunakan sesuai dengan petunjuk teknis.<br /><br />“Harapan kita bantuan dari KPDT dapat memperkuat kelembagaan, dimanfaatkan dengan baik dan bermanfaat untuk kelompok kesenian dan kerajinan di Kecamatan,” tandasnya.<br /><br />Kepala Bidang Perencanaan Sosial Bappeda Kabupaten Sekadau, Theresia Lili, mengatakan peran kelompok sosial bidang kesenian kerajinan di Kecamatan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sekadau dan KPDT. Oleh karenanya, lewat bantuan kepada kelompok sosial itu, diharapkan dapat melestarikan dan menggali kesenian dan kerajinan daerah.<br /><br />“Kita ketahu saat ini banyak pengaruh budaya asing yang mengikis kepedulian terhadap kesenian dan kerajinan lokal. Oleh karenya, Pemerintah memandang kesenian dan kerajinan lokal cukup penting untuk diperhatikan dalam rangka memperkuat etalase suatu Daerah khususnya di Kabupaten Sekadau,” jelas Lili.<br /><br />Sementara itu, sosialisasi dan tata cara penggunaan bantuan sosial disampaikan lansung kepala Deputi Bidang Pembinaan lembaga sosial dan budaya, asisten Deputi penguatan kapasitas kelembagaan lokal Kemenenterian KPDT.<br /><br />Hadir sekaligus menjadi narasumber, Kabid Perencanaan Sosial Bappeda Kabupaten Sekadau, Theresia Lili, Sekretaris Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sekadau, Sarno, Kabid Pariwisata Dishubtelinfobudpar Kabupaten Sekadau, Isbianto, dan 8 ketua dan sekretaris kelompok pengelola kesenian dan kerajinan dari berbagai Kecamatan. <strong>(Mto/kn)</strong></p>