Barang Mainan Asal China Banjiri Pekalongan

oleh

Barang mainan anak-anak asal China kini makin membanjiri pasaran Kota Pekalongan, Jawa Tengah dengan harga murah dan cenderung mengikuti tren mainan terbaru. <p style="text-align: justify;">Barang mainan anak-anak asal China kini makin membanjiri pasaran Kota Pekalongan, Jawa Tengah dengan harga murah dan cenderung mengikuti tren mainan terbaru.<br /><br />Rosti, pedagang barang mainan di Kota Pekalongan mengatakan Sabtu, saat ini mainan produk China lebih disukai oleh konsumen karena harganya lebih murah dan cenderung mengikuti model mainan terbaru.<br /><br />"Selain murah, produk mainan ini lebih lengkap sesuai permintaan pasar, terutama diminati oleh anak sekolah dasar," katanya.<br /><br />Namun secara kualitas barang mainan produk asal China akan mudah cepat rusak dan pecah dibanding produk asli dalam negeri yang menggunakan bahan baku dari biji platik asli.<br /><br />"Harga produk China memang lebih murah karena menggunakan bahan baku dari hasil daur ulang dan berbeda dengan produk dalam negeri yang kualitasnya lebih kuat," katanya.<br /><br />Ia mengatakan saat ini hampir 85 persen mainan produk asal China menguasai pasaran di sejumlah pasar tradisional dan swalayan.<br /><br />"Mainan produk lokal memang sudah jarang diminati konsumen sehingga stok kami batasi dan lebih banyak menjual barang mainan asal China," katanya.<br /><br />Firman, pedagang mainan mengatakan mainan produk China yang banyak diminati konsumen antara lain jenis mobil-mobilan, pistol, replika aneka tokoh kartun dan mobil tamia.<br /><br />"Namun, untuk mainan lokal yang masih kami jual, seperti alat mainan masakan. Itu pun tidak terlalu laku dan bersifat musiman," katanya.(Eka/Ant)</p>