Barito Utara Berupaya Tingkatkan Usaha Petani Ikan

oleh

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, berupaya meningkatkan dan mengembangkan usaha kecil para petani ikan melalui pinjaman kredit dari perbankan. <p style="text-align: justify;"><br />"Untuk mengenalkan pinjaman modal itu kami menggelar pertemuan dengan puluhan petani ikan yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) bersama pihak bank," kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Barito Utara, Sunoto di Muara Teweh, Sabtu.<br /><br />Menurut Sunoto, pertemuan itu merupakan salah satu upaya pembinaan bagi pokdatan dalam rangkat menyiapkan petani ikan yang mempunyai pengetahuan dan wawasan dibidang perkreditan perbankan yang bersumber dari bank.<br /><br />Pinjaman modal dari salah satu perbankan, agar para petani lebih mudah untuk mengakses dana dengan tujuan meningkatkan modal, sekaligus sebagai upaya pengembangan usaha-usaha mikro perikanan budidaya ikan yang berada diwilayah ini.<br /><br />"Saat ini ada tiga bank yakni BRI, Mega dan Danamon yang berminat memberikan pinjaman kredit untuk petani ikan di daerah ini," katanya didampingi Kepala Bidang Perikanan, Inayastika.<br /><br />Sunoto mengharapkan, melalui paparan pihak perbankan itu dapat memberikan bekal pengetahuan bagi pembudidaya ikan dalam bidang perkreditan perbankan agar para petani dapat meningkatkan modal usahanya dibidang perikanan.<br /><br />Dalam upaya meningkatkan hasil produksi ikan di kabupaten pedalaman Sungai Barito ini, pemerintah daerah setempat terus mengembangakan sarana dan prasarana di antaranya kolam budidaya di sejumlah desa potensial.<br /><br />"Saat ini keterbatasan modal yang dialami para petani, salah satunya untuk pembelian pakan ikan (pelet) sehingga melalui kredit pinjaman dari pihak bank dapat teratasi," katanya.<br /><br />Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kini telah menetapkan lima desa di wilayah Kecamatan Teweh Tengah menjadi kawasan terintegrasi untuk seluruh kegiatan perikanan atau minopolitan.<br /><br />"Wilayah lima desa itu sangat cocok dikembangkan budidaya ikan karena didukung kebutuhan bahan baku air yang berasal dari dam, danau dan sungai," katanya.<br /><br />Lima desa di wilayah Kecamatan Teweh Tengah yang menjadi kawasan minopolitan itu meliputi Desa Trinsing, Trahean, Transbangdep dan Bintang Ninggi.<br /><br />Masyarakat setempat, kata dia, mengembangkan budidaya ikan menggunakan kolam, jaring apung dan keramba dengan sumber air berasal dari Sungai Barito, Dam Trahean dan Danau Butong.<br /><br />"Untuk sementara kami memfokuskan memberikan bantuan bibit ikan nila gift secara cuma-cuma dan ke depannya ditambah lele, patin dan ikan mas," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>