Barut Undur Jam Kerja PNS Akibat Asap

oleh

Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menginstruksikan kepada semua pegawai di lingkungan pemerintah daerah setempat untuk mengundurkan jam masuk kerja akibat kabut asap. <p style="text-align: justify;">"Karena kabut masih terjadi, jam kerja di seluruh dinas, pelayanan kesehatan dan camat di sembilan kecamatan diminta untuk diundur dari biasanya masuk pukul 07.00 WIB menjadi 08.00 WIB," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Barito Utara (Barut), Iman Topik di Muara Teweh, Selasa.<br /><br />Menurut dia, saat ini surat yang ditandatangani Bupati Barito Utara, Nadalsyah, sudah diedarkan dan mulai efektif mulai besok Rabu (16/9) baik yang unit kerja lima hari maupun enam hari kerja.<br /><br />Jam kerja PNS yang diundur itu hari Senin sampai Kamis masuk pukul 08.00 WIB dan pulang jam 14.30 WIB. Untuk hari Jumat masuk pukul 07.30 WIB sampai 16.00 WIB, sedangkan hari Sabtu pukul 08.00 WIB-13.30 WIB.<br /><br />"Penguduran jam kerja ini tidak ada batas waktu, namun tetap melihat kondisi perkembangan kabut asap yang terjadi di daerah ini," ujarnya.<br /><br />Topik mengatakan, jumlah jam kerja bagi unit kerja yang melaksanakan lima hari atau enam hari kerja adalah 32,50 jam per minggu. "Untuk kegiatan apel pagi, apel sore, apel gabungan dan senam untuk sementara ditiadakan," kata dia.<br /><br />Sementara pemantauan di Muara Teweh, kabut asap pada Selasa pagi hingga siang hari mulai berkurang, namun masih cukup tebal yang diduga akibat kebakaran lahan kiriman luar daerah.<br /><br />"Hari ini terlihat sinar matahari mulai menerangi kota Muara Teweh, sebelumnya tertutup kabut asap pekat," kata seorang warga, Anoey.<br /><br />Kepala Kelompok Tenaga Teknis pada Stasiun Meteorologi Beringin Muara Teweh Sunardi mengatakan, jarak pandang permukaan pada Selasa pagi hingga siang sekitar 200 meter dan jarak pandang vertikal antara 400 feet.<br /><br />"Kabut asap ini berkurang dibanding hari kemarin yang jarak pandangnya mencapai 30-100 meter, mungkin karena angin kecepatan sedang," katanya. (as/ant)</p>