Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mengusulkan anggaran perbaikan ratusan rumah untuk warga miskin dengan dana Rp1 miliar lebih ke pemerintah pusat. <p style="text-align: justify;">"Kini tengah mendata rumah warga yang rusak tersebar di enam kecamatan dan nantinya akan diperbaiki sehingga menjadi bangunan yang layak huni," kata Kasi Pemberdayaan Sosial dan Komunitas Terpencil pada Dinas Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Barito Utara (Barut), Kaspul Anwar di Muara Teweh, Minggu. <br /><br />Menurut Kaspul, berdasarkan hasil pendataan sementara untuk rumah yang tidak layak huni terbanyak berada di wilayah Kecamatan Teweh Tengah yang merupakan kecamatan paling banyak penduduknya. <br /><br />Dikatakannya, penilaian mengenai rumah yang akan diperbaiki ada beberapa kriteria diantaranya lantai dari tanah biasa atau papan yang sudah lapuk, dinding juga terbuat dari papan tipis, sedangkan katagori atap rumah nampak terlihat bocor serta tak memiliki ventilasi udara. <br /><br />"Realisasi pembangunan atau rehabilitasi rumah warga diharapkan 2012 sudah terlaksana, karena segala persyaratan yang diminta oleh pusat sudah dipenuhi dan kini menunggu turunnya dana," katanya. <br /><br />Program ini merupakan keseriusan pemerintah dalam membantu masyarakat miskin baik di desa ataupun di perkotaan dalam bentuk bedah rumah setidaknya dapat meringankan beban masyarakat. <br /><br />Sementara seorang warga Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Tengah, Yani mengatakan rumah yang sedang ditempati bersama istri dan anaknya sudah terdata, bahkan berkas yang diminta oleh dinas serta surat keterangan dari Lurah sudah diberikan sesuai persyaratan. <br /><br />"Adanya bantuan dari pemerintah mengenai perumahan yang layak huni maka kita berharap program tersebut bisa terlaksana secepatnya mengingat bukan kami saja yang membutuhkan bantuan akan tetapi masih banyak warga lain," ujarnya.<strong> (das/ant)</strong></p>















