Bawaslu Awasi Rekapitulasi Surat Suara Di PPS

oleh

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat menyatakan saat ini sedang mengawal dan mengawasi proses rekapitulasi surat suara di tingkat PPS desa ataupun kelurahan. <p style="text-align: justify;">"Kami dibantu relawan dan Panwas, serta Panwascam untuk mengawasi proses rekapitulasi surat suara Pilpres mulai dari tingkat TPS, PPS, PPK , tingkat KPU kabupaten/kota, dan hingga tingkat provinsi," kata Ketua Bawaslu Kalbar Ruhermansyah saat dihubungi di Melawi, Kamis.<br /><br />Ia menjelaskan, hari ini dirinya turun langsung ke Kabupaten Melawi untuk melakukan pengawasan proses rekapitulasi surat suara di kabupaten itu.<br /><br />"Hasil pengawasan kami sementara, dari hari pencoblosan hingga penghitungan surat suara di tingkat PPS, Pilpres di Kalbar secara umumnya berjalan lancar dan aman," ungkapnya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Kalbar menambahkan hingga saat ini, pihaknya baru menerima satu laporan terkait pelanggaran prosedural tata cara pemilihan yang diduga pencoblosannya di luar ketentuan yang ada.<br /><br />Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Ajun Komisaris Besar (Pol) Mukson Munandar menyatakan pihaknya mulai menggeser pasukan pengamanan dari tingkat tempat pemungutan suara ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) tingkat desa atau kelurahan.<br /><br />"Sejak surat suara dari TPS mulai dibawa ke PPS setelah dilakukan penghitungan di tingkat TPS, personel polisi mulai bergeser di PPS," katanya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Kabid Humas Polda Kalbar mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kalbar yang telah bersama-sama dalam menjaga keamanan hingga terselenggaranya Pilpres di Kalbar dengan aman dan lancar.<br /><br />Polda Kalbar menugaskan sebanyak 4.179 personel polisi khusus untuk pengamanan TPS di 14 kabupaten/kota di Kalbar yang jumlahnya sebanyak 11.703 TPS, dari sebanyak 6.787 personel polisi pada pengamanan Pilpres 2014 di provinsi itu.<br /><br />Selain itu, Polda Kalbar juga dibantu oleh sebanyak 3.000 personel TNI dari Kodam XII Tanjungpura dalam pengamanan Pilpres 2014.<br /><br />Terdiri dari sebanyak 12 SSK (Satuan Setingkat Kompi), dan 71 SST (Satuan Setingkat Peleton) atau setara dengan 3.000 personel TNI untuk pengamanan Pilpres di Kalbar maupun Kalteng.<br /><br />Pilpres diikuti dua pasangan calon yakni nomor urut satu Prabowo Subianto – Hatta Rajasa dan nomor urut dua Joko Widodo – Jusuf Kalla. <strong>(das/ant)</strong></p>