BC Harapkan Pelabuhan Internasional Nunukan Segera Dipindahkan

oleh

Kantor Bea dan Cukai Kabupaten Nunukan mengharapkan kepada pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur segera memindahkan Pelabuhan Internasional Nunukan-Tawau Malaysia. <p style="text-align: justify;">"Kami dari bea cukai sangat mengharapkan kepada pemda Nunukan supaya pelabuhan kapal angkut resmi Nunukan-Tawau secepatnya dipindahkan," Kepala Sub Seksi Pelayanan Informasi Kantor Bea dan Cukai Nunukan, Aries Fourisa di Nunukan, Rabu.</p> <p style="text-align: justify;">Menurut dia, suasana Pelabuhan Tunon Taka saat tidak steril lagi sehingga sangat mengganggu pengawasan pihak bea cukai terhadap indikasi masuknya barang-barang terlarang dari luar negeri.</p> <p style="text-align: justify;">Aries menambahkan, keinginan bea cukai agar pelabuhan internasional segera dipindahkan mengingat di Pelabuhan Tunon Taka semua bisa masuk walaupun bukan pihak yang berkewenangan menyebabkan pengawasan sulit dilakukan secara ketat.</p> <p style="text-align: justify;">Rencana pemindahan pelabuhan kapal angkutan resmi Nunukan-Tawau dan sebaliknya di Pelabuhan Lamijung di Tanah Merah tersebut sangat mendukung segala kegiatan bea cukai karena dipastikan tidak semua bisa memasuki area itu, katanya.</p> <p style="text-align: justify;">"Kita masih terkendala untuk memperketat pengawasan masuknya barang terlarang dari Malaysia di pelabuhan yang ada sekarang karena semua orang bebas keluar masuk termasuk dari aparat kepolisian dan TNI," ujar Aries.</p> <p style="text-align: justify;">Padahal, lanjut dia, di area pelabuhan internasional yang berkewenangan keluar masuk hanya petugas tertentu seperti bea cukai, imigrasi dan karantina dan selain itu sebenarnya tidak dibenarkan.</p> <p style="text-align: justify;">Ia mengatakan, hal itu sulit dilakukan berhubung kondisi pelabuhan yang tidak steril, maka masuknya barang terlarang seperti narkoba dan minuman keras akan sulit diawasi secara ketat.</p> <p style="text-align: justify;">Sebelumnya Pemkab Nunukan berencana memindahkan pelabuhan kapal angkutan resmi Nunukan-Tawau paling lambat Maret 2013. Namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda untuk dipindahkan. <strong>(phs/Ant)</strong></p> <p style="text-align: justify;"><br /> </p>