BC Nunukan Perketat Pemeriksaan Barang TKI

oleh

Petugas Bea Cukai Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur memperketat pemeriksaan barang bawaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sabah Malaysia untuk menghindari adanya barang larangan yang dibawa mereka. <p style="text-align: justify;">Pejabat sementara Kepala Pos Bea Cukai Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Ilyas Mukhtar, melalui salah seorang petugasnya di Nunukan, Kamis, membenarkan bahwa pengetatan pemeriksaan terhadap barang bawaan TKI maupun warga Kabupaten Nunukan yang datang berbelanja di Tawau Malaysia guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak dikehendaki.<br /><br />Ia juga mengatakan pemeriksaan barang-barang milik penumpang dari Malaysia telah dilakukannya setiap hari ketibaan kapal-kapal resmi angkutan penumpang dari Malaysia sebagai bentuk antisipatif semata.<br /><br />"Langkah seperti ini kita lakukan setiap hari yaitu setiap kapal resmi dari Tawau (Malaysia)," ujarnya.<br /><br />Barang-barang yang diperiksa, lanjut dia, bukan hanya yang menggunakan wadah khusus seperti karung dan lain-lainnya tetapi juga terhadap tas jinjing dan tas pakaian yang dibawa sendiri penumpang asal Tawau maupun yang menggunakan gerobak buruh pelabuhan.<br /><br />Ilyas menyatakan, Pelabuhan Tunon Taka Nunukan selama ini sudah seringkali dijadikan pintu masuk ke Indonesia bagi oknum-oknum yang memiliki kegiatan membawa barang larangan seperti narkotika dan senjata tajam.<br /><br />Oleh karena itu, pengetatan pemeriksaan barang-barang milik penumpang tersebut sebagai bentuk antisipasi agar tidak kecolongan dan tidak dimanfaatkan sebagai pintu masuk barang-barang larangan.<br /><br />Menurut dia, petugas bea cukai setiap saat siap siaga melakukan pemeriksaan satu persatu barang bawaan TKI maupun penumpang lokal.<br /><br />Makanya, lanjut Ilyas, semua barang bawaan yang akan melewati pintu Pos Bea Cukai Pelabuhan Tunon Taka diupayakan melalui pemeriksaan x-ray maupun secara manual apabila ada kerusakan fasilitasnya.<strong> (das/ant)</strong></p>