Beasiswa membuat si miskin ke pendidikan tinggi

oleh

Menteri Pendidikan Mohammad Nuh mengatakan pendidikan tidak hanya milik orang berpunya tetapi juga bisa dimiliki kaum miskin karena banyaknya program beasiswa yang disediakan pemerintah. <p style="text-align: justify;">"Bahkan ada dengan hanya uang Rp4 juta bisa menjadi dokter," ujar Nuh dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.<br /><br />Caranya, kata Nuh, lulusan sekolah menengah atas yang ingin melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi bisa mengikuti program Bidikmisi.<br /><br />Program ini dinilai Nuh efektif, bahkan prestasi penerima beasiswa itu juga tidak mengecewakan. "Ada yang lulus dengan IPK 3,96, ada juga 3,8 dan lainnya," kata dia.<br /><br />Dengan demikian, siswa dari golongan tidak mampu pun bisa menjadi sarjana, bahkan Mendikbud berencana menyekolahkan anak-anak Bidikmisi yang berprestasi hingga strata tiga atau doktor.<br /><br />Persentase jumlah siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi pun naik dari 14 persen pada 2004 menjadi 20,7 persen pada 2013.<br /><br />Mendikbud mengharapkan akan semakin banyak siswa yang menempuh pendidikan tinggi. <strong>(das/ant)</strong></p>