Belanja Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan hampir setara dengan anggaran belanja pembangunan yang dialokasikan pemerintah kota setempat. <p style="text-align: justify;">"Belanja PNS hampir setara dengan belanja pembangunan sehingga anggaran masuk kategori lampu kuning," ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Banjarbaru Wahyuddin, Minggu (13/02/2011). <br /><br />Alokasi belanja daerah Kota Banjarbaru tahun anggaran 2011 sebesar Rp445,4 miliar dan penggunaannya hampir setara antara anggaran belanja pegawai dan belanja langsung yang digunakan untuk membiayai program pembangunan. <br /><br />Menurut Wahyuddin, jumlah pegawai khususnya yang berstatus PNS di lingkup pemerintahan setempat sudah mencukupi yakni mencapai 3.000 lebih sehingga pihaknya tidak menerima PNS pindahan dari daerah lain. <br /><br />Dikatakan, cukup banyak PNS dari daerah lain yang menyampaikan permohonan pindah ke Pemkot Banjarbaru namun mengingat beban belanja pegawai sudah cukup besar sehingga pihaknya selektif menerima PNS pindahan. <br /><br />"Penerimaan PNS pindahan dari daerah lain dilakukan selektif dan baru diterima apabila PNS bersangkutan memiliki kemampuan dan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan," ungkapnya. <br /><br />Ia mengatakan, Pemkot Banjarbaru juga tidak membuka formasi baru kecuali ada pegawai yang pensiun, pindah keluar daerah atau meninggal dunia sehingga posisinya harus digantikan PNS yang setara. <br /><br />Disisi lain, kata dia, kebutuhan PNS di lingkup Pemkot Banjarbaru untuk tenaga guru dan tenaga kesehatan masih cukup kurang kecuali tenaga teknis yang sudah mencukupi. <br /><br />"Namun, kekurangan itu ditutupi peserta seleksi CPNS yang dinyatakan lulus sehingga mereka ditempatkan pada posisi yang dibutuhkan sesuai kualifikasi pendidikan," ujarnya. <br /><br />Ditambahkan, saat ini pihaknya menghadapi masalah penempatan PNS yang kurang seimbang antara wilayah perkotaan dan pinggiran sehingga berupaya melakukan pemerataan penempatan PNS. <br /><br />"Salah satunya melalui penempatan CPNS yang dinyatakan lulus dengan menempatkan mereka di wilayah pinggiran sehingga membantu terjadinya pemerataan penempatan PNS," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>


















