Berikan Semangat, Plh Bupati Kunjungi Posko Pengungsi dan Dapur Umum

oleh

SINTANG, KN – Pelaksana Harian Bupati Sintang, Yosepha Hasnah, memberikan semangat, motivasi, penghiburan dan penguatan kepada para relawan di dapur umum dan pengungsian pada Sabtu, 13 November 2021.

Turut mendampingi Pelaksana Harian Bupati Sintang dalam kunjungan ke Posko Pengungsi dan Dapur Umum tersebut Kapolres Sintang AKBP Ventie Bernard Musak, Dandim 1205 Sintang Letkol Inf. Kukuh Suharwiyono, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Bernhad Saragih, Camat Sintang, Siti Musrikah, dan anggota Satuan Tugas Penanganan Bencana Alam Bantingsor Kabupaten Sintang lainnya.

Ada dua lokasi pengungsian dan tiga dapur umum yang dikunjungi Tim Satgas Penanganan Bantingsor tersebut yakni posko pengungsian di SDN 18 Sintang dan Kelurahan Ladang serta dapur umum di SDN 18 Sintang, Kelurahan Ladang dan Kelurahan Kapuas Kanan Hilir.

Usai berkeliling, Yosepha Hasnah menyampaikan bahwa Tim Satuan Tugas Penanganan Bantingsor Kabupaten Sintang sudah berkeliling melihat kondisi posko pengungsi.

“tadi kita mengunjungi posko pengungsi di SDN 18 Sintang, disana ada sekitar 150 pengungsi, di belakang bangunan sekolah juga ada dapur umum yang mampu memproduksi sekutar 1.000 bungkus nasi sekali masak. Kita juga mengunjungi dapur umum swadaya masyarakat yang mampu memproduksi 3.000 bungkus nasi untuk banyak warga di Masuka dan sekitarnya” terang Yosepha.

Dari hasil kunjungan kami lanjut Yosepha banyak keluhan kesehatan terutama anak-anak di pengungsian.

Nanti kami akan arahkan tim kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan di posko pengungsi. Saya minta pengecekan oleh tim medis dilakukan setiap hari ke posko pengungsi. Anak-anak bayi juga akan kita berikan bantuan susu dan sebagainya. Ada juga keluhan kekurangan air bersih, dan oleh BPBD akan segera di bantu suplay serta air minum juga. Kami juga tadi menyerahkan paket sembako yang terdiri dari mi instan, ikan kaleng, roti untuk anak-anak, dan makanan bayi” terang Yosepha.

Dua hari terakhir terjadi penuruan debit air, dan mudah-mudahan banjirnya terus surut, sehingga jumlah pengungsi juga bisa berkurang dan seterusnya.

Hanya kita mendapatkan informasi bahwa di Serawai, Ambalau dan Ketungau Tengah terjadi hujan lebat bahkan banjir. Semoga tidak menambah banjir di Kecamatan Sintang.

“saya menghimbau agar warga Kabupaten Sintang, khususnya anak-anak dan remaja agar tidak mandi di lokasi banjir karena banyak penyakit yang bisa ditimbulkan disana seperti penyakit kulit, gatal-gatal, diare dan ISPA. Jadi mohon agar tidak mandi di jalan yang terendam banjir. Lebih bagus mandi di rumah atau lokasi yang sudah disiapkan” pesan Yosepha. (Rl)