Berjuang Ditahun 2017 Demi Kehidupan Yang Lebih Baik

oleh

Menyambut tahun baru 2017, Bupati Melawi, Panji, mengajak semua elemen masyarakat bisa memulai kehidupan yang lebih baik lagi. Jangan lagi mengingat tahun-tahun yang sudah dilewati, sebab yang dihadapi adalah masa yang akan datang. <p style="text-align: justify;">“Kita melangkah ke masa depan, jangan terlena, jangan ketinggalan terus dengan masa lalu kita, mengenang masa lalu boleh namun itu hanya sebagai bahan evaluasi, jadi yang buruk kita tinggalkan dan yang kita baik kita perjuangkan ke depan,” katanya saat ditemui di kediamannya, beberapa hari lalu.<br /><br />Terkait dengan kinerja pemerintahan, kata Panji dirinya akan melakukan evaluasi terhadap hasil pekerjaan rumah tangga yang dilakukan sebelumnya. Kinerja itu meliputi hasil audit BPK dan Opini BPK, serta kejadian di tahun di tahun 2016.<br /><br />“Kita maunya dalam tata kelola APBD, karena APBD itu kinerja pemerintah tahunan, maka kita mau membuang kebiasaan defisit yang sebenarnya sangat membebani APBD, tahun ini moga-moga tidak persoalan yang muncul akibat kita,” katanya.<br /><br />Panji mengungkapkan, khusus APBD dalam hitungan pemkab Melawi, saat ini sudah meninggalkan defisit dan hampir berimbang. Kata Panji, jika saja tidak dikarenakan pihak lain, pada tahun 2016 dan masuk ke tahun 2017 sudah berimbang.<br /><br />“Kalaupun ada jumlahnya sangat sedikit sekali, sesuai dengan perhitungan kita dalam sidang kemarin bahwa kita sudah berimbang” katanya.<br /><br />Sedangkan target ditahun 2017 masuk ke tahun 2018, yaitu ingin kembali ke skedul, karena tatakelola keuangan di pemerintahan saat ini sudah ada, dan tinggal mengikuti, dengan demikian apa yang menjadi tujuan pemerintah bisa terwujud.<br /><br />“Jadi intinya 2017 kita bekerja keras lagi dalam pengelolaan keuangan negara, kalau sudah sesuai dengan skedul nyantai kita kerjanya, sanksi demi sanksi dari pusat kita tidak kena, jadi aman, kalau kita bisa santai dan meningkatkan prestasi kita bisa mendapatkan penghargaan, jadi kita harus target WTP, sebab selama ini baru WDP saja,” jelasnya. (KN)</p>