Besok Thamrin Amal Disidang Adat Dayak

oleh
oleh

Ketua Panitia Pelaksanan Sidang Adat Dayak, Ir Ben Brahim S Bahat, mengatakan, hingga saat persiapan Sidang Adat Dayak terhadap guru besar Universitas Indonesia (UI), Thamrin Amal Tomagola sudah siap. <p style="text-align: justify;">"Sesuai yang ditugaskan Presiden MADN, pak Agustin Teras Narang, sudah kami laksanakan dan mudah-mudahan pada pelaksanaan tanggal 22 Januari 2011 atau hari Sabtu nanti, kondisi cuaca bagus," kata Ben Brahim S Bahat, di Palangka Raya, Jumat. <br /><br />Menurutnya, segala persiapan pada H minus satu nanti semuanya sudah siap semua dan saat ini panitia sudah bekerja sesuai dengan rencana awal dari pelaksaaan Sidang Adat terhadap guru besar UI, Thamrin Amal Tomagola. <br /><br />"Walaupun panitia ini dibentuk tiga hari yang lalu, namun saat ini sudah siap melaksanakan apa yang dimintakan pada pelaksanaan Sidang Adat nanti," ujarnya. <br /><br />Diutarakannya, berkaitan dengan keamanan pada pelaksanaan Sidang Adat nanti, panitia telah menyiapkan keamanan terbuka dan keamanan tertutup. Ini tidak lain agar pelaksanaan Sidang Adat berjalan aman. <br /><br />"Saya harus perhitungkan masalah keamanan, walaupun pelaksanaannya di dalam ruangan Betang, pada lantai yang kapasitasnya 150 sampai 200 orang saja," terangnya. <br /><br />Dijelaskannya, orang-orang yang bisa masuk ke dalam ruang persidangan lantai dua rumah betang itu, hanya bagi orang tertentu saja. Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan panitia pelaksana telah menyipakan tenda tamnap kursi di Jalan DI Panjaitan dan Jalan Sudirman. <br /><br />"Sebagai antisipasi Jl DI Panjaitan dan Jl Sudirman ditutup dan dipasang tenda. Selain itu, agar masyarakat bisa melihat persidangan maka disitu ditempatkan TV. Begitu juga di sekeliling rumah Betang diberi tenda dan kursi," tegasnya. <br /><br />Kemudian, sambung dia, khusus untuk di lantai satu rumah Betang juga disiapkan untuk tamu dan undangan saja yang kafasitasnya kurang lebih 150 sampai 200 orang. Selain itu, pada pelaksanaan ini panitia juga memberlakukan ring nol, ring satu dan ring dua. <br /><br />Di sekeliling betang sendiri berkapasitas 2.000 orang, sedangkan di dua jalan yang dipasang tenda saja bisa ditempati 5.000 orang. "Bagi tamu undangan penting akan diberikan tanda pengenal dari panitia pelaksana," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>