Home / Tak Berkategori

Beternak Ikan Dengan Terpal Lebih Mudah

- Jurnalis

Jumat, 17 Juni 2011 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam demplot Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani dan Nelayan di Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), Kaltim, terdapat contoh beternak ikan dengan media terpal yang lebih mudah dan ekonomis. <p style="text-align: justify;">Beternak ikan dengan media terpal lebih mudah dan ekonomis ketimbang harus menggali tanah untuk kolam, karena dengan menggali membutuhkan waktu lama dan biaya tinggi," ujar salah satu penanggung jawab demplot perikanan Penas XIII Kukar, Muhmaad Yasin di Tenggarong, Kamis.<br /><br />Yasin yang juga Seksi Temu Usaha Penas Kukar ini melanjutkan, bahwa beternak dengan menggunakan terpal sangat cocok untuk daerah berpasir karena air akan terus meresap, cocok juga di daerah yang bertanah keras yang sulit digali.<br /><br />Namun, katanya, terpal harus diberi dinding keras di bagian luar agar tidak mudah robek. Dinding bisa berupa kayu atau karung yang diisi pasir atau tanah yang disusun secara rapat dan kuat.<br /><br />Untuk kolam terpal yang berada di lokasi Penas ini, diberi dinding karung berpasir. Dalam kolam tersebut terdapat berbagai jenis ikan, mulai mas Majalaya, patin dan berbagai jenis ikan air tawar lainnya.<br /><br />Menurutnya, kolam ikan dengan media terpal yang dipajang dalam lokasi demplot yang akan dikunjungi oleh Presiden SBY pada 22 Juni itu, merupakan contoh bagi semua peserta Penas dari seluruh Indonesia, termasuk contoh bagi warga Kukar maupun warga Kaltim sebagai tuan rumah.<br /><br />Dia berharap melalui contoh yang ada, kelak masyarakat bisa meniru, bahkan mampu mengembangkanya, apalagi kolam dengan media terpal tidak harus diterapkan pada lahan luas, namun memanfaatkan pekarangan rumah juga bisa.<br /><br />Bagi para pemula, lanjut dia, sebaiknya mencoba sistem kolam terpal dengan memelihara ikan lele, karena jenis ikan ini tidak cerewet soal air, begitu pula dengan oksigen, lele tidak harus diberi oksigen atau tidak perlu ada air yang mengalir.<br /><br />Jika para pemula memelihara ikan mas dengan media kolam terpal, maka akan sangat sulit karena harus bisa menyediakan alat untuk mengatur sirkulasi oksigen atau harus ada air yang mengalir.<br /><br />Dia juga berpesan, jika ada yang memulai membudidayakan ikan dengan kolam terpal, maka harus rutin membersihkan lumpur pada kolam. Lumpur tersebut merupakan tumpukan kotoran ikan dari hari ke hari.<br /><br />Jika lumpur tidak dibersihkan dalam jangka panjang, maka bisa berakibat pada kematian ikan secara massal, pasalnya kotoran ikan dalam jumlah banyak mengandung kadar amonia cukup tinggi. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:57 WIB

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Berita Terbaru

Kepala Desa Paal, H. Sukarman saat menerima Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (Dedi Irawan)

Berita

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:57 WIB