BKBPMP Akan Bentuk Komunitas KB Pria

oleh

Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (BKBPMP) Kota Banjarmasin merencanakan akan membentuk komunitas KB pria yang bertujuan memikat yang lain. <p style="text-align: justify;">Karena KB pria ini masih terlalu asing bagi masyarakat, perlu ada kelompok yang sudah menjalaninya untuk menyiarkannya kelainnya bagaimana manfaatnya, ujar Kepala BKBPMP Kota Banjarmasin Madyan, Minggu.<br /><br />Menurut dia, target untuk program KB bagi pria di daerah ini tidak pernah tercapai, sebab lazimnya anggapan dan pemikiran orang tentang program KB itu hanya bagi perempuan.<br /><br />"Terkecuali kondom, maksudnya yang asing itu program KB yang bentuknya vasektomi," ucapnya.<br /><br />Dijelaskan Madyan, program KB secara vasektomi itu adalah metode kontrasepsi atau KB permanen pria atau dikenal juga Metoda Operasi Pria (MOP), di mana dilakukan dengan cara mengikat saluran sperma.<br /><br />"Nah, target pria mengikuti KB MOP ini yang tidak pernah tercapai di daerah kita, tapi ini memang sudah jadi kasus nasional," jelasnya.<br /><br />Menurut dia, hingga pada tahun 2014, hanya tercatat antara 40-50 orang saja pria yang baru menjalani program KB MOP di Ibu Kota Provinsi Kalsel ini.<br /><br />"Nah adanya pria yang sudah menjalankan program KB MOP ini perlu dibentuk menjadi kelompok atau komunitas, diharapkan bisa menularkan kelainnya yang belum," ujarnya.<br /><br />Diutarakan Madyan, program KB mempunyai peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia, disamping berfungsi mengendalikan angka kelahiran.<br /><br />Program KB juga membantu keluarga dan individu untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera, tambahnya.<br /><br />Dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 1992 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera, KB merupakan upaya meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat, khusunya melalui pendewasaan usia perkawinan dan mengatur angka kelahiran. (das/ant)</p>