BKKBN Gandeng Perguruan Tinggi Berdayakan Masyarakat

oleh

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional menggandeng perguruan tinggi untuk pengembangan pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan pendampingan kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera. <p style="text-align: justify;">"Dengan kemitraan ini dunia pendidikan diharapkan dapat memberi kejelasan tentang program BKKBN secara umum," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief di Jakarta, Sabtu (26/03/2011).<br /><br />Sugiri menambahkan kemitraan tersebut juga diharapkan dapat menyosialisasikan kegiatan pendampingan pada kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang dilaksanakan melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan masyarakat di perguruan tinggi.<br /><br />"Melalui kemitraan ini diharapkan target 83.500 kelompok UPPKS pada tahun 2011 dapat tercapai," katanya.<br /><br />Dia juga menambahkan, standar jumlah anggota kelompok UPPKS dalam satu kelompok berkisar antara 10-20 orang.<br /><br />"Dengan standarisasi bahwa setiap anggota kelompok harus menjadi peserta KB, maka semakin banyak jumlah kelompok UPPKS yang dibentuk akan mempengaruhi jumlah kesertaan KB," katanya.<br /><br />Dia juga mengatakan, partisipasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi memiliki daya ungkit yang sangat besar terhadap keberhasilan program di masa mendatang.<br /><br />"Pasalnya lembaga pendidikan tidak terkena dampak dari diberlakukannya otonomi daerah dan telah terbukti sangat efektif membantu program KB umumnya dan program pemberdayaan ekonomi keluarga khususnya," katanya.<br /><br />Sugiri juga mengatakan pada saat ini BKKBN telah bermitra dengan LPPM Universitas Gajah Mada.<br /><br />Bentuk kemitraan ini sangat diperlukan dan diharapkan dapat mendorong pencepatan pendapatan keluarga pra sejahtera dan keluarga sejahtera yang tergabung dalam Kelompok UPPKS.<strong> (phs/Ant)</strong></p>