BLKI Di Bontang Segera Beroperasi

oleh

Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) di Kota Bontang yang pembangunannya menghabiskan dana senilai Rp41,85 miliar segera beroperasi, kata wali kota Adi Dharma. <p style="text-align: justify;"><br />"BLKI ini milik Pemprov Kalimantan Timur, cuma lokasinya sengaja di Bontang agar warga semakin terampil, mengingat di kota ini banyak perusahan yang membutuhkan tenaga berketerampilan khusus," ujarnya di Bontang, Sabtu.<br /><br />BLKI tersebut akan dikelola Pemprov Kaltim melalui unit pelaksana teknis daerah (UPTD) di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim.<br /><br />Wahana tempat mencetak sumber daya manusia andal itu berdiri di atas lahan seluas 34.106 meter persegi. BLKI ini terbagi dalam tujuh kejuruan, di antaranya otomotif, teknologi mekanik, listrik, bangunan, pertanian dan tata niaga.<br /><br />Bangunannya terdiri atas Kantor BLK, gudang, gedung keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Balai ini setiap tahun mampu melatih minimal 432 orang.<br /><br />Di kompleks itu juga terdapat empat unit "workshop", dua unit asrama siswa yang terdiri 28 kamar, dapur, sarana MCK, ruang belajar, gudang serba guna, "ground tank", menara air serta rumah genset.<br /><br />Setiap sub kejuruan terdapat satu angkatan dengan 16 orang setiap angkatan dan maksimal 600 orang, sedangkan delapan kelas untuk 16 orang setiap enam kali per dua bulan sekali.<br /><br />Adi mengatakan keberadaan UPTD BLKI ini berperan dalam meningkatkan sumber daya manusia lokal, dengan tujuan membuat manusia berkompeten serta memiliki keterampilan sesuai dengan kebutuhan ketersediaan tenaga kerja.<br /><br />"Hingga kini di Bontang terdapat beberapa perusahaan berskala besar yang membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan memadai, di antaranya Pupuk Kaltim dan PT LNG Badak," katanya.<br /><br />Kedua perusahaan ini merupakan perusahaan berskala besar, bahkan semua perusahaan di Bontang memerlukan tenaga kerja yang berkompeten dan terampil sesuai bidang kerja masing-masing.<br /><br />Menurutnya, setelah UPTD BLKI ini benar-benar beroperasi dan mampu menampung para tenaga kerja lokal, perusahaan-perusahaan tersebut dapat memanfaatkan tenaga terampil yang merupakan warga Bontang, sehingga perusahaan juga akan lebih diuntungkan.<br /><br />Dia berharap setelah UPTD ini berjalan dan mencetak para tenaga kerja terampil, diharapkan perusahaan tersebut merekrut orang lokal, sehingga upaya pemerintah mengurangi angka pengangguran dapat terlaksana.<br /><br />Jika masyarakat setempat sudah banyak yang diterima bekerja karena keterampilannya mumpuni setelah dilatih di BLKI, Kota Bontang ke depan akan bisa lebih maju, karena warga miskin bisa berkurang dan kesejahteraan meningkat akibat makin banyak warga yang sudah bekerja. <strong>(das/ant)</strong></p>