Home / Tak Berkategori

BMKG: Perairan Kalbar Masih Rawan Untuk Pelayaran

- Jurnalis

Senin, 2 Januari 2012 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Maritim Pontianak, Senin, menyatakan, sejumlah perairan di Kalimantan Barat saat ini masih rawan untuk pelayaran karena berpotensi terjadi gelombang setinggi tiga meter hingga lima meter. <p style="text-align: justify;">"Ada lima kawasan perairan Kalbar yang masih rawan bagi pelayaran menggunakan kapal motor kecil, yakni di kawasan perairan Natuna, perairan China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Anabas dan Sambas," kata prakirawan BMKG Maritim Pontianak Erika Mardiyanti di Pontianak, Senin.<br /><br />BMKG Maritim Pontianak memberikan peringatan agar para nelayan atau pun masyarakat yang hendak turun ke laut atau menggunakan transportasi kapal motor kecil, sebaiknya berhati-hati atau ditunda dulu karena sangat berbahaya.<br /><br />Data BMKG Maritim Pontianak mencatat, potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Kalbar, untuk beberapa hari ke depan, yakni Senin (2/1) perairan Natuna 2,0 meter – 3,0 meter, perairan China Selatan utara Natuna 3,0 meter – 5,0 meter, Kepulauan Natuna 2,0 meter – 3,0 meter, Kepulauan Anabas 1,5 meter – 2,5 meter, Sambas – Singkawang 1,5 meter – 2,5 meter, Karimata 1,5 meter – 2,5 meter, sementara perairan Pontianak dan Ketapang dibawah 1,5 meter.<br /><br />Kemudian, pada Selasa (3/1) ketinggian gelombang perairan Natuna, perairan China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Kepulauan Anabas, dan Sambas, rata-rata 2,0 meter hingga 4,0 meter, sementara Pontianak, Karimata dan Ketapang ketinggian gelombang rata-rata dibawah 2,0 meter atau masih berbahaya bagi pelayaran menggunakan kapal motor kecil.<br /><br />Pada Rabu (4/4) ketinggian gelombang perairan Natuna, perairan China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Kepulauan Anabas, dan Sambas, rata-rata diatas 2,5 meter hingga 4,0 meter, sementara Pontianak, Karimata dan Ketapang ketinggian gelombang dibawah 2,0 meter.<br /><br />Data, BMKG Maritim Pontianak, mencatat angin kencang masih akan terjadi hingga Februari 2012.<br /><br />"Dari rentang waktu tersebut masyarakat perlu waspada. Jika ada tanda-tanda yang tidak baik, sebaiknya jangan melaut karena cukup berbahaya," kata Erika. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB