BMKG Peringatkan Masyarakat Kalbar Waspada Puting Beliung

oleh

Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika Supadio Pontianak mengeluarkan peringatan angin puting beliung kepada masyarakat Kalimantan Barat yang kemungkinan besar terjadi akibat perubahan cuaca yang tidak menentu saat ini. <p style="text-align: justify;">"Masyarakat Kalimantan Barat perlu mewaspadai setiap bencana alam yang terjadi, terlebih cuaca yang sering berganti pada beberapa daerah di Kalbar," kata prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Debby, di Sungai Raya, Sabtu.<br /><br />Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Supadio Pontianak melihat ada potensi untuk terjadinya bencana karena sudah hampir setiap waktu terjadi.<br /><br />Namun untuk melakukan prediksi terhadap terjadinya bencana alam tersebut, masih cukup sulit dilakukan.<br /><br />Pihaknya mengingatkan kemungkinan terjadinya tiupan angin kencang seperti puting beliung yang dapat meluluhlantakan pemukiman warga maupun wilayah yang dilaluinya.<br /><br />"Setiap munculnya angin puting beliung banyak kerugian yang diakibatkannya ketika menghantam pemukiman warga," katanya.<br /><br />Masyarakat pun tidak dapat berbuat banyak, dan hanya mampu menyelamatkan jiwa masing-masing dan keluarganya.<br /><br />Debi mengatakan di Kalimantan Barat masih berpotensi terjadi turunnya hujan hingga beberapa waktu ke depan.<br /><br />Tidak hanya itu, potensi untuk terjadinya angin puting beliung masih bisa terjadi namun tidak bisa diketahui di mana dan waktu kejadiannya.<br /><br />"Kemungkinan terjadinya puting beliung masih bisa terjadi namun untuk lokasi dan waktunyatidak bisa diprediksi, karena kejadiannya sangat cepat dan singkat. Kita hanyaharus waspada jika terjadi bencana alam yang dahsyat tersebut," kata Debby.<br /><br />Dia menuturkan di Kalimantan Barat masih berpotensi turunnya hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.<br /><br />Ketika hujan juga kemungkinan terjadinya angin kencang sehingga masyarakat harus waspada dengan adanya puting beliung.<br /><br />"Kalbar kemungkinan terjadi hujan masih ada, juga dengan adanya angin kencang ketikahujan. Sehingga masyarakat harus waspada," kata Debby.<br /><br />Dia juga menjelaskan suhu di Kalbar sendiri untuk beberapa waktu ke depan minimum 23 derajat Celcius dan maksimum 34 derajat Celcius. Sedangkan kelembaban yang ada di Kalbar berkisaran antara 60 hingga 98 persen.<br /><br />"Suhunya maksimum mencapai 34 derajat celcius dengan kelembaban 60 hingga 98 persen," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>