BMKG : Potensi Hujan Masih Terjadi Pekan Depan

oleh

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak, memperkirakan untuk beberapa hari ke depan wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan dan sedang. <p style="text-align: justify;">"Tingginya intensitas curah hujan yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, berdampak terjadinya potensi genangan air di sejumlah daerah," kata Kasi Data dan Informasi BMKG Supadio Pontianak Sri Ningsih di Sungai Raya, Kamis.<br /><br />Dia mengatakan, beberapa hari ke depan, intensitas hujan ringan hingga sedang akan terjadi di Kabupaten Kayong Utara, Kubu Raya, Melawi, Ketapang, Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu. Dimana potensi hujan ini akan terjadi dari sore hingga dini hari.<br /><br />Sementara potensi hujan lebat akan terjadi di Kota Pontianak, Kabupaten Sambas, sebagian Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Bengkayang.<br /><br />Selain itu berdasarkan citra satelit cuaca (MTSAT), sejak pukul 07.00 pagi tadi, menunjukkan adanya pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah di Kalbar. Dimana awan hujan itu berada di perairan sebelah barat Kalbar, terutama di wilayah Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Kayong Utara.<br /><br />"Untuk tiga kabupaten tersebut terbentuk awan hujan dengan suhu berkisar 34-56 derajat celsius," tuturnya.<br /><br />Sri Ningsih menambahkan, Prakiraan cuaca Provinsi Kalbar seluruh kabupaten/kota terpantau akan turun hujan. Dimana intensitas curah hujan hingga beberapa hari kedepan sebagian besar kabupaten/kota akan terjadi hujan dengan intensitas hujan sedang.<br /><br />"Hanya Kabupaten Sambas dan Mempawah saja akan mengalami intensitas hujan ringan," katanya.<br /><br />Selain itu, menurutnya, daerah Putussibau dan Ngabang diprediksi akan turun hujan dengan intensitas lebat. Hal yang perlu diwaspadai hujan yang akan turun akan disertai dengan angin kencang dan petir.<br /><br />"Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, terutama bagi warga yang sedang berada di luar rumah dan berkendara," kata Sri. (das/ant)</p>