BMKG Prediksi Hujan Kalsel Tinggi Hingga April

oleh

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Banjarbaru Kalimantan Selatan memprediksi potensi hujan masih tinggi hingga April di wilayah provinsi tersebut. <p style="text-align: justify;"><br />"Potensi hujan diprediksi masih tinggi hingga bulan April sehingga masyarakat diimbau waspada terhadap tingginya curah hujan itu," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Banjarbaru, Wayan, Kamis (10/03/2011). <br /><br />Ia mengatakan, tingginya curah hujan itu akibat pengaruh La Nina yang masih berlangsung hingga bulan April sehingga awan pembentuk hujan cukup banyak muncul di atas wilayah Kalsel. <br /><br />Diprediksi, pengaruh La Nina berlangsung hingga akhir April disusul masa peralihan musim pada bulan Mei sehingga masyarakat lebih waspada menjelang masa peralihan musim itu. <br /><br />"Kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan terutama keselamatan diri dan harta benda karena menjelang masa peralihan musim biasanya ditandai hujan lebat dan angin kencang yang bisa merusak sekitarnya," ujar dia. <br /><br />Di sisi lain, ia juga mengingatkan masyarakat yang tinggal di kawasan terbuka agar lebih waspada karena hujan deras disertai angin kencang bisa berubah menjadi bencana yang datangnya tidak bisa diprediksi. <br /><br />"Angin kencang atau biasa disebut puting beliung biasanya melanda kawasan terbuka seperti areal persawahan lapangan sepak bola maupun daerah rendah di bawah perbukitan sehingga masyarakat harus waspada," ujarnya. <br /><br />Selain hujan lebat dan angin kencang, ia juga meminta masyarakat terutama nelayan waspada karena potensi gelombang laut yang tinggi cukup besar sehingga bisa membahayakan aktivitas di sungai maupun laut. <br /><br />Dia menambahkan, saat ini suhu permukaan air laut masih tinggi akibat tingginya curah hujan hingga memasuki masa peralihan musim suhu permukaan laut turun namun tetap berpotensi terjadi hujan deras dan angin kencang. <br /><br />"Potensi gelombang laut cukup tinggi karena munculnya awan konvektif akibat tingginya curah hujan di wilayah perairan sehingga nelayan dan masyarakat pesisir sungai maupun laut harus waspada," katanya mengimbau. <strong>(phs/Ant)</strong></p>