Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bandara H Asan Sampit memperingatkan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mewaspadai ancaman banjir. <p style="text-align: justify;">"Bulan-bulan ini masih musim hujan, jadi waspada saja karena banjir bisa terjadi di daerah bantaran sungai," kata Kepala Stasiun BMKG Bandara H Asan Sampit, Yulida Warni, Jumat.<br /><br />Sebulan terakhir curah hujan di Kotim memang kembali meningkat. Tidak hanya di Kota Sampit, peningkatan curah hujan juga terjadi hampir merata di seluruh wilayah Kotim.<br /><br />Seperti Kamis (3/4) malam dan Jumat pagi, hujan deras disertai petir mengguyur Sampit. Akibatnya, sejumlah lokasi permukiman warga tergenang air.<br /><br />Lingkungan RSUD dr Murjani Sampit juga tidak luput dari genangan. Untungnya air tidak sampai masuk ke jalan lorong dan ruang perawatan di rumah sakit itu.<br /><br />Yulida yang mengaku masih berada di Jakarta mengikuti rapat koordinasi nasional tidak merincikan peningkat curah hujan. Namun dia mewanti-wanti agar masyarakat mewaspadi terjadinya banjir.<br /><br />Untuk diketahui, berdasarkan hasil pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotim, wilayah yang rawan banjir adalah Parenggean, Kuala Kuayan, Bukit Santuai, dan Antang Kalang.<br /><br />Daerah yang rawan banjir pada umumnya berada di daerah dataran rendah, sehingga jika terjadi hujan yang agak lama maka akan tergenang.<br /><br />Bupati Kotim, H Supian Hadi sudah mewanti-wanti seluruh jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bencana, salah satunya banjir.<br /><br />Khusus untuk genangan yang sering terjadi di Kota Sampit, dia menginstruksikan kepada jajarannya bersama masyarakat untuk membersihkan lingkungan agar air mengalir dengan baik sehingga tidak sampai menggenangi permukiman.<br /><br />"Tolong kita sama-sama membersihkan, khususnya drainase agar jangan sampai tersumbat. Kalau ada satu titik saja yang mampet maka akan membuat kawasan lain ikut tergenang. Yang sering terjadi itu genangan, bukan banjir," tegas Supian.<br /><br />Dia sudah memerintahkan seluruh camat, lurah beserta ketua RT dan RW untuk mengajak masyarakat membersihkan lingkungan masing-masing. <strong>(das/ant)</strong></p>

















