Home / Tak Berkategori

BMKG: Sejumlah Perairan Di Kalbar Relatif Aman

- Jurnalis

Jumat, 24 Februari 2012 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pontianak, Jumat menyatakan, sejumlah perairan di Kalimantan Barat dalam satu pekan ke depan relatif aman bagi pelayan menggunakan kapal motor kecil dan sedang. <p style="text-align: justify;">"Perairan di Kalbar itu yakni China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Laut Natuna, dan Kepulauan Natuna, Kepulauan Anabas, dan Sambas-Singkawang, Pontianak, Karimata, dan Ketapang potensi gelombangnya rata-rata dibawah dua meter," kata prakirawan BMKG Balai Besar Wilayah II Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Erika Mardiyanti di Pontianak, Jumat.<br /><br />Dari delapan kawasan perairan di Kalbar itu, hanya perairan China Selatan utara Natuna yang ketinggian gelombangnya setinggi 1,0 meter hingga 2,0 meter, tetapi dengan ketinggian gelombang itu masih aman untuk kapal motor berukuran sedang.<br /><br />"Sementara pada sejumlah perairan lainnya, seperti Kepulauan Natuna, Laut Natuna, dan Kepulauan Natuna, Kepulauan Anabas, dan Sambas-Singkawang, Pontianak, Karimata, dan Ketapang rata-rata dibawah satu meter atau aman untuk semua jenis pelayaran menggunakan kapal motor," ujarnya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Erika mengimbau kepada para nelayan dan masyarakat yang menggunakan transportasi perairan untuk tetap berhati-hati dan waspada dengan melihat kondisi cuaca sebelum turun ke laut, karena gelombang tinggi bisa saja dipicu oleh hujan yang disertai angin kencang.<br /><br />Data BMKG Maritim Pontianak menyebutkan angin kencang masih akan terjadi hingga akhir Februari 2012.<br /><br />Belum lama ini, kata Erika Mardiyanti, ketinggian gelombang dua meter berbahaya untuk pelayaran kapal tongkang dan kapal nelayan.<br /><br />Ketinggian gelombang tiga meter berbahaya untuk pelayaran kapal tongkang, nelayan, tugboat, kapal roro, feri, sedangkan untuk ketinggian gelombang empat hingga lima meter atau lebih, sangat berbahaya untuk semua jenis kapal. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK
IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi
108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal
Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya
Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang
Pemkab Sintang Terus Perbaiki Mutu Pendidikan, Ajak Penguatan Peranan Orangtua
Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Sampaikan Ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026
DPC Gerindra Barito Utara Bagikan 400 Kupon LPG 3 Kg Bersubsidi di Muara Teweh

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:29 WIB

Dukung Laporan Keuangan yang Transparan dan Akuntabel, Seluruh Pejabat Perangkat Daerah Diminta Tidak Dinas Luar Selama Pemeriksaan BPK

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:38 WIB

IPM Masih Tertahan, Lingkungan Tergerus: Program METAL Disiapkan Jadi Jalan Baru Pembangunan Melawi

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:26 WIB

108 Pengendara Ditilang, Polres Melawi Akui Penertiban Knalpot Brong Belum Maksimal

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:12 WIB

Pemkab Sintang Akan Data Orang Miskin, Lengkap Dengan Nama dan Alamatnya

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:36 WIB

Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Berita Terbaru

Sintang

Wabup Sintang Hadiri Musrenbang Dapil 3 di SMKN 1 Sintang

Selasa, 10 Feb 2026 - 14:36 WIB