Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Pontianak, Jumat menyatakan, sejumlah perairan di Kalimantan Barat dalam satu pekan ke depan relatif aman bagi pelayan menggunakan kapal motor kecil dan sedang. <p style="text-align: justify;">"Perairan di Kalbar itu yakni China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Laut Natuna, dan Kepulauan Natuna, Kepulauan Anabas, dan Sambas-Singkawang, Pontianak, Karimata, dan Ketapang potensi gelombangnya rata-rata dibawah dua meter," kata prakirawan BMKG Balai Besar Wilayah II Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak Erika Mardiyanti di Pontianak, Jumat.<br /><br />Dari delapan kawasan perairan di Kalbar itu, hanya perairan China Selatan utara Natuna yang ketinggian gelombangnya setinggi 1,0 meter hingga 2,0 meter, tetapi dengan ketinggian gelombang itu masih aman untuk kapal motor berukuran sedang.<br /><br />"Sementara pada sejumlah perairan lainnya, seperti Kepulauan Natuna, Laut Natuna, dan Kepulauan Natuna, Kepulauan Anabas, dan Sambas-Singkawang, Pontianak, Karimata, dan Ketapang rata-rata dibawah satu meter atau aman untuk semua jenis pelayaran menggunakan kapal motor," ujarnya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Erika mengimbau kepada para nelayan dan masyarakat yang menggunakan transportasi perairan untuk tetap berhati-hati dan waspada dengan melihat kondisi cuaca sebelum turun ke laut, karena gelombang tinggi bisa saja dipicu oleh hujan yang disertai angin kencang.<br /><br />Data BMKG Maritim Pontianak menyebutkan angin kencang masih akan terjadi hingga akhir Februari 2012.<br /><br />Belum lama ini, kata Erika Mardiyanti, ketinggian gelombang dua meter berbahaya untuk pelayaran kapal tongkang dan kapal nelayan.<br /><br />Ketinggian gelombang tiga meter berbahaya untuk pelayaran kapal tongkang, nelayan, tugboat, kapal roro, feri, sedangkan untuk ketinggian gelombang empat hingga lima meter atau lebih, sangat berbahaya untuk semua jenis kapal. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















