BNK: Saatnya Kalteng Miliki Pusat Rehabilitasi Narkoba

oleh

Provinsi Kalimantan Tengah sudah saatnya memiliki pusat rehabilitasi pencandu narkoba, kata Ketua Badan Narkotika Kota Palangka Raya H Maryono. <p style="text-align: justify;">"Paling tidak ada satu pusat rehabilitasi yang akan menjadi rujukan dari beberapa kabupaten. Apalagi dengan UU baru yang mewajibkan pemerintah merehabilitasi pemakai narkoba, sehingga mau tidak mau perangkat tersebut harus disiapkan," kata Maryono di Palangka Raya, Kamis.<br /><br />Diakuinya, untuk pembangunan pusat rehabilitasi narkoba memerlukan biaya yang tidak sedikit, akan tetapi biasanya pembangunan itu dilakukan dengan menggandeng pihak swasta seperti yang terjadi di Provinsi Bali.<br /><br />Selain itu lokasi pusat rehabilitasi hendaknya berada jauh dari permukiman penduduk karena harus ada penanganan khusus untuk memulihkan para pencandu dari ketergantungan pada narkoba.<br /><br />Menurut penilaiannya, Palangka Raya masih menjadi tempat yang strategis dan sasaran ’empuk’ bagi para pengedar narkoba karena merupakan daerah transit baik ke kabupaten di Kalteng maupun daerah lain di Kalimantan.<br /><br />Untuk menanggulanginya, menurut dia, diperlukan kerja sama dan komitmen antara tokoh masyarakat, pemuda, agama, dan pemerintah dengan satu visi "perang terhadap peredaran narkoba".<br /><br />Meskipun yang bisa memutuskan jaringan sindikat dan memiliki kewenangan adalah aparat kepolisian, akan tetapi masyarakat tidak perlu takut menginformasikan kepada kepolisian jika ada hal mencurigakan di lingkungan tempat tinggal mereka.<br /><br />"Selama ini masyarakat terkesan masih takut melapor, padahal polisi mau merahasiakan identitas pelapor," ujar Maryono.<br /><br />Ia menyarankan penerbitan peraturan daerah mengenai penanggulangan narkoba seperti yang sudah dilakukan Provinsi Jawa Barat tahun ini, namun hendaknya di dalamnya tercantum juga mengenai rehabilitasi yang merupakan satu kesatuan.<br /><br />Ditambahkannya, pada 2011 pihaknya akan melakukan razia penyalahgunaan dan peredaran narkoba di beberapa tempat berdasarkan dari laporan masyarakat.<br /><br />"Saya mengimbau PNS untuk menjauhi narkoba karena sudah banyak PNS yang tersangkut narkoba dan masyarakat serta orang tua perlu lebih memperhatikan pergaulan dan perilaku anak-anaknya," kata Maryono. <strong>(das/ant)</strong></p>