BNN Periksa Urine 38 Pejabat Polresta Pontianak

oleh

Badan Narkotika Nasional, Selasa, memeriksa urine 38 pejabat Kepolisian Resor Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dan hasilnya menunjukkan semua negatif dari penggunaan narkoba. <p style="text-align: justify;">"Kami melakukan tes ini tanpa peberitahuan sehingga 38 pejabat Polresta Pontianak tidak bisa menghindar lagi," kata Kepala BNN Kota Pontianak AKBP Andi Harun.<br /><br />Ia menjelaskan dari hasil tes urine tersebut menunjukkan semua yang diperiksa negatif dari penggunaan narkoba.<br /><br />"Tes urine tidak hanya sampai di sini, melainkan akan dilakukan pada semua personel Polresta Pontianak secara mendadak," ungkapnya.<br /><br />Pada dasarnya, BNN siap kapanpun apabila diminta melakukan tes urine oleh instansi manapun dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari narkoba.<br /><br />"Kalaupun ada yang hasil tes urinenya positif maka akan dilakukan pembinaan atau rehabilitasi, tetapi kalau pengedar maka akan diproses hukum, meskipun yang positif itu penegak hukum ," ungkapanya.<br /><br />BNN telah melakukan tes urine di jajaran Polsek Selatan, hasilnya empat orang positif menggunakan narkoba.<br /><br />"Atas temuan itu, kami menyerahkan sepenuhnya kepada pak Polresta Pontianak. Informasi dari kami sedang didalami untuk mengetahui, apakah empat anggota polisi itu pemakai atau pengedar. Kalau pemakai maka direhabilitasi, tetapi kalau pengedar maka akan diproses hukum," ungkapnya.<br /><br />Sementara itu, Kapolresta Pontianak Kombes (Pol) Raden Heru Prakoso menyatakan tes urine tersebut dilakukan dalam rangka transformasi morak sesuai dengan komitmen Kapolda Kalbar Brigjen (Pol) Arief Sulistianto untuk mencipatkan polisi-polisi yang bersih dari narkoba dan tindakan pelanggaran hukum lainnya.<br /><br />"Pagi ini saya perintahkan semua pejabat dan termasuk kapolsek untuk mengikuti apel, setelah itu mereka semua termasuk saya dilakukan tes urine," ujarnya.<br /><br />Dalam kesempatan itu, Raden menyampaikan syukurnya karena 38 pejabat di lingkungan Polresta Pontianak hasil tes urinenya negatif dari narkoba. "Sehingga dengan ini, maka sebagai seorang anggota polisi mereka bisa memberikan suri tauladan kepada masyaralat," katanya.<br /><br />Raden menambahkan untuk kasus ada empat anggota Polsek Selatan yang hasil tes urine positif narkoba, pihaknya masih mendalaminya, guna mengetahui lebih jelas, apakah anggota polisi itu pengguna atau pengedar.<br /><br />"Kalau hanya pemakai dan berkeinginan untuk sadar maka dilakukan rehabilitasi. Tetapi kalau keterlibatannya sudah jauh, seperti menjadi pengedar maka akan kami tindak tegas dengan proses hukum yang berlaku tanpa pandang bulu," ujarnya. <strong>(das/ant)</strong></p>