Home / Tak Berkategori

BNNK: Satu PNS Pontianak Terindikasi Narkoba

- Jurnalis

Senin, 26 November 2012 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pontianak, Senin, menyatakan, satu pegawai negeri sipil positif dari hasil tes urine yang dilakukan terhadap 160 PNS di lingkungan Kantor Terpadu Pemerintah Kota Pontianak, Jalan Alianyang. <p style="text-align: justify;">"Tes urine kali ini juga sifatnya rahasia dan mendadak terhadap empat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Pontianak, yakni Dishubkominfo, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Badan Lingkungan Hidup, serta Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi," kata Kepala BNNK Pontianak Ajun Komisaris Besar (Pol) Andi Harun AR di Pontianak, Senin (26/11/2012).<br /><br />Ia menjelaskan, terkait satu orang PNS yang hasil tes urinenya positif mengandung narkoba, akan diserahkan penanganannya kepada wali Kota Pontianak.<br /><br />Harun menambahkan, tes urine tersebut dalam rangka menekan pengguna narkoba, sementara yang terindikasi dilakukan pembinaan untuk segera introspeksi diri dan tidak lagi menggunakan barang haram tersebut.<br /><br />Kepala BNNK Pontianak mengatakan, selain melakukan tes urine, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba, baik bagi kesehatan maupun psikologis pengguna.<br /><br />Ke depan pihaknya akan melakukan tes urine secara insidentil, artinya tes urine yang dilakukan secara tiba-tiba saat para pegawai sedang beraktivitas. "Kami akan datang secara tiba-tiba dan langsung melakukan tes urine di saat para pegawai sedang sibuk bekerja," ungkapnya.<br /><br />Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Kota Pontianak Lazuardi menyatakan, tes urine yang dilakukan tidak hanya sekedar mencari-cari PNS yang menggunakan narkoba, namun sebagai upaya melindungi dan mencegah agar penyalahgunaan narkoba di kalangan PNS tidak merebak.<br /><br />"Jangan sampai ada peredaran narkoba di kalangan PNS di lingkungan Pemkot Pontianak," ujarnya.<br /><br />Peranan BKD, yakni mencegah agar pegawai tidak menggunakan narkoba, melakukan pembinaan kepada mereka supaya tidak lagi mencoba-coba menggunakan narkoba.<br /><br />"Hasil tes kemaren, dua diantara lima PNS yang terindikasi narkoba, hasil tes urine ulangnya sudah negatif," katanya.<br /><br />Sebelumnya, Wali Kota Pontianak Sutarmidji menyatakan, Pemkot Pontianak akan "membuang" PNS yang terbukti sebagai pengguna atau pecandu narkoba.<br /><br />"PNS yang sebagai pencandu narkoba, akan kami ‘buang’ atau istilahnya ditempatkan di SKPD yang tidak strategis," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Gubernur Kalbar Dukung 1.000 Persen Perjuangan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya
Masyarakat Kawasan Timur Kalbar Harap Presiden Buka Moratorium Terbatas Bagi Kalbar
Milton Crosby Beberkan Jalan Panjang Usulan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya
Peduli KUA, Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Anugerah Layanan KUA 2025
Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025
Wagub Audiensi Wamenaker RI Bahas Percepatan Pembangunan BLK di Kaltara
Pemkab Malinau Gelar Safari Natal
Mediasi Sengketa Lahan di Sintang, TKP3K Putuskan Verifikasi Ulang Lahan PT SHP dan Masyarakat Serawai

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:52 WIB

Gubernur Kalbar Dukung 1.000 Persen Perjuangan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:48 WIB

Masyarakat Kawasan Timur Kalbar Harap Presiden Buka Moratorium Terbatas Bagi Kalbar

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:46 WIB

Milton Crosby Beberkan Jalan Panjang Usulan Pembentukan Provinsi Kapuas Raya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:08 WIB

Peduli KUA, Pemprov Kaltara Raih Penghargaan Anugerah Layanan KUA 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:13 WIB

Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025

Berita Terbaru