Home / Tak Berkategori

BNNP Bertekad Wujudkan Kalbar Bebas Narkotika 2015

- Jurnalis

Jumat, 2 Maret 2012 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat, bertekad mewujudkan provinsi itu bebas dari peredaran narkotika berbagai jenis pada tahun 2015. <p style="text-align: justify;">"Untuk mewujudkan Provinsi Kalbar bebas narkotika itu, kami memerlukan dukungan semua pihak dalam mencegah maupun memberantas peredaran narkotika," kata Kepala BNNP Kalbar Brigadir Jenderal (Pol) Sugeng Heryanto di Pontianak, Jumat.<br /><br />Apalagi menurut dia, keberadaan BNNP Kalbar baru satu tahun di provinsi itu sehingga sangat perlu dukungan semua pihak dalam menekan peredaran barang haram tersebut.<br /><br />"Semua harus berperan dalam mencegah masuknya narkotika berbagai jenis di Kalbar, karena tidak mungkin hanya dilakukan oleh kepolisian dan BNN," ujarnya.<br /><br />Kepala BNNP Kalbar menyatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan menempatkan Satuan Tugas Interdiksi di kawasan perbatasan provinsi itu dengan Sarawak (Malaysia Timur) guna mencegah penyeludupan narkotika jaringan internasional yang masuk ke provinsi itu.<br /><br />"Ada sekitar 55 jalan tikus (jalan tidak resmi) antara perbatasan Kalbar (Indonesia) dengan Sarawak, Malaysia Timur dengan panjang perbatasan darat sekitar 966 kilometer sehingga perlu ditempatkan Satgas Interdiksi guna mencegah masuknya narkotika jaringan internasional," ujarnya.<br /><br />Satgas Interdiksi tersebut terdiri dari petugas BNNP Kalbar, kepolisian, bea dan cukai, dan petugas imigrasi yang akan ditempatkan di tempat-tempat yang dicurigai sebagai pintu masuk jaringan narkotika internasional, katanya.<br /><br />"Kami berharap dengan ditempatkannya Satgas Interdiksi maka peredaran atau masuknya narkotika internasional bisa di tekan seminimal mungkin," katanya.<br /><br />Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Kota Pontianak Syarif Abdullah Alkadrie berharap, komitmen untuk mewujudkan Kalbar bebas narkotika tahun 2015 harus didukung semua pihak jangan hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum saja.<br /><br />"Semua pihak harus mau menyatakan ‘perang’ terhadap narkotika, baru daerah ini bisa bebas dari narkotika, karena sudah tidak ada celah lagi bagi barang haram itu untuk masuk ke Kalbar," ujarnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan
Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025
Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H
Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi
Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan
Harga Sembako Melejit Tajam, Bawang dan Cabai Picu Keluhan Warga Melawi
Polisi Turun Tangan! SPBU Disisir Ketat, Distribusi BBM Melawi Diawasi Total
Pemilik Warung Kopi di Pasar Melawi Klarifikasi Isu Penampungan Emas Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:44 WIB

Bupati Sintang Tegaskan Keberagaman Adalah Anugerah, Ajak Jaga Keamanan

Rabu, 18 Februari 2026 - 13:07 WIB

Khairul Tekankan Perencanaan Terarah, Lima OPD Raih Nilai Kinerja Istimewa di Akhir 2025

Rabu, 18 Februari 2026 - 11:20 WIB

Kapolres Barito Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Keimanan dan Pererat Ukhuwah Sambut Ramadan 1447 H

Selasa, 17 Februari 2026 - 22:08 WIB

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:34 WIB

Gandeng Pengusaha Nasional, Gubernur Dorong Realisasi Investasi Pendidikan dan Kesehatan

Berita Terbaru

Tumpo yang terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua PSMTI Kabupaten Melawi. (Dedi Irawan)

Berita

Solid Tanpa Voting, Tumpo Kembali Nahkodai PSMTI Melawi

Selasa, 17 Feb 2026 - 22:08 WIB