BNNP Kalsel Tes Urine Anggota Polisi

oleh

Seluruh anggota Polresta Banjarmasin dilakukan tes urine oleh pihak Badan Nasional Narkotika Provinsi Kalsel bekerja sama dengan Ditres Narkoba Polda Kalsel untuk mengetahui apakah ada anggota yang terlibat penyalahgunaan narkotika. <p style="text-align: justify;">Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, Kombes Pol Suharyono SH Sik di Banjarmasin, Senin mengatakan, tes urine yang dilakukan pihak Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Kalsel dan Ditres Narkoba Polda Kalsel itu disambut baik pihak Polresta Banjarmasin.<br /><br />Pelaksanaan tes urine ratusan anggota Polresta Banjarmasin itu dilaksanakan di halaman depan Polresta Banjarmasin sekitar pukul 08.00 wita hingga selesai.<br /><br />Ada sekitar lebih kurang 700 lebih anggota Polresta Banjarmasin dan jajarannya mengikuti tes urine dan kegiatan tersebut berdasar perintah dari Kapolda Kalsel, Brigjend Taufik Ansorie.<br /><br />Tes urine di Polresta Banjarmasin itu diawali langsung lebih dahulu oleh Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Suharyono SH Sik, sebagai contoh terhadap anak buahnya untuk wajib ikut dalam pelaksanaan tes tersebut.<br /><br />Seluruh anggota Polresta Banjarmasin dari Bintara hingga perwira ikut melaksanakan tes air kencing tersebut tidak luput juga Polisi Wanita serta PNS nya pun ikut melaksanakan.<br /><br />"Kita lakukan tes urine untuk mengetahui apakah anggota kita ini ada yang terlibat penyalahgunaan narkotika atau tidak, selain itu juga untuk mengecek kesehatan anggota selama bertugas," tuturnya saat menyaksikan ratusan anggota yang melaksanakan tes tersebut.<br /><br />Suharyono terus mengatakan, apabila nantinya dalam tes urine tersebut ada anggota yang dinyatakan positif tes urine mengadung zat psikotropika maka langsung di tindak tegas sesuai aturan yang berlaku.<br /><br />Tindak tegas atau sanksi yang diberikan bagi anggota polisi yang positif tes urinenya mengandung psikotropika itu akan dimasukan dalam daftar untuk menjalani proses sidang disiplin.<br /><br />Namun apabila kadar kandungan narkotikanya sudah terlalu lama dan terindikasi sering menggunakan narkoba maka anggota tersebut masuk ke dalam daftar untuk menjalani proses sidang kode etika.<br /><br />"Polresta Banjarmasin tidak akan main-main dalam memproses anggotanya bila terlibat penyalahgunaan narkotika, karena polisi sebagai contoh masyarakat, jangan hanya penangkap narkotika tapi dia sendiri menggunakan, dan akan lebih berat hukumannya," tegas orang nomor satu dilingkugan Polresta Banjarmasin.<br /><br />Untuk diketahui, pelaksanaan tes urine sekitar 700 lebih anggota Polresta Banjarmasin beserta jajarannya itu, diawasi ketat oleh pihak Bidang Propam Polda Kalsel dan Propam Polresta Banjarmasin, sehingga tidak anggota polisi yang berani main-main atau menghindar, demikian Suharyono.<strong> (phs/Ant)</strong></p>